spot_img
4.6 C
New York
Jumat, Desember 9, 2022
BerandaDaerahProvinsi GorontaloFakultas Hukum Unisan Bersama PERADI Laksanakan PKPA

Fakultas Hukum Unisan Bersama PERADI Laksanakan PKPA

8 / 100

Rekamfakta.com, Kota Gorontalo – Fakultas Hukum Universitas Ichsan (Unisan) Gorontalo bersama Perhimpunan Advokat Indonesia (Peradi) dan Ikatan Advokat Indonesia (Ikadin) laksanakan Pendidikan khusus Profesi Advokat (PKPA), Sabtu, (03/09/2022).

IMG 20220903 WA0041
Foto Bersama Peserta PKPA

Kegiatan ini dibuka secara resmi oleh Dekan Fakultas Hukum Unisan Gorontalo, Dr. Rusmulyadi, SH,MH.

IMG 20220903 WA0040
Dekan Fakultas Hukum Unisan Gorontalo

Hadir juga Ketua Pengadilan Negeri (PN) Gorontalo, Rendra Youzar Dharma Putra, SH,MH, dan Ketua Peradi Gorontalo Warsito Kasim, SH,MH.

IMG 20220903 WA0037
Kepala Pengadilan Negeri Gorontalo

Pelaksanaan PKPA ini direncanakan berlangsung satu bulan kedepan, dari tanggal 3 September sampai dengan 1 Oktober 2022 mendatang.

IMG 20220903 WA0028
Ketua DPC Peradi Gorontalo

Ketua Panitia Pelaksanaan PKPA Yudin Yunus, SH,MH mengatakan, kegiatan yang dilaksanakan ini adalah bagian dari Tridharma Perguruan Tinggi.

” Tentunya dari kerja sama ini ada saling membutuhkan antara satu sama lain, kalau di Fakultas Hukum Tridharma Perguruan Tinggi yang bentuknya pengabdian terhadap masyarakat. Salah satunya kami bisa memfasilitasi, Khususnya lapangan pekerjaan terhadap lulusan mahasiswa Hukum Unisan Gorontalo, yang mana ketika lulus sudah bisa langsung menempuh pendidikan khusus untuk profesi Advokat”, Ucapnya.

IMG 20220903 WA0015
Ketua Panitia PKPA Saat Memberikan Sambutan

Total peserta kegiatan PKPA ini berjumlah 20 orang, yang terdiri dari lulusan Sarjana (S1), Magister (S2), Hingga Doktor (S3).

“Adapun Kualifikasi didalam Peradi ini dibagi dua, yaitu Akademisi dan Praktisi, Akademisi dia minimal Doktor (S3), Praktisi dia minimal S2 dan memiliki sertifikat Kompetensi. Kenapa begitu, karena peserta yang ada di PKPA ini, hampir rata-rata Magister Hukum, dan ada satu orang Doktor, karena itu tidak mungkin satu orang Doktor diajari oleh Sarjana, maka dari itu kualifikasi ini sangat kami perhatikan”, tutup Yudin.

Rachmad/RF

Baca Juga

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img

Pasang Iklan Disini

OTHER STORIES

KOMENTAR TERBARU

error: Content is protected !!