spot_img
4.6 C
New York
Kamis, Agustus 11, 2022
BerandaDaerahProvinsi GorontaloMaraknya Kasus Limbah Medis di Gorontalo, Aktivis Lingkungan : Tanggung Jawab dan...

Maraknya Kasus Limbah Medis di Gorontalo, Aktivis Lingkungan : Tanggung Jawab dan Moral Pemerintah Pada Kasus ini

Rekamfakta.com , Gorontalo – Mencuatnya pemberitaan soal buruknya manajemen pengelolaan sampah medis oleh beberapa fasilitas pelayanan kesehatan (Fayankes) di Gorontalo menjadi perhatian khusus berbagai kalangan, tak terkecuali aktivis pemerhati lingkungan.

Anto Margarito, Ketua Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Greeen leave sangat prihatin dan menyayangkan betapa kurangnya perhatian pemerintah terhadap kasus yang mengancam kehidupan setiap warga negara dari dari ancaman limbah medis tersebut.

“ Kalau dilihat dari beberapa kasus ini, sistem perencanaan, pemanfaatan, pengendalian, pemeliharaan pengawasan dan penegakan hukum tidak satupun yang dijalankan, ” Ujar Anto melalui pres rilisnya yang dikikirim ke media ini

Aktivis lingjungan itu lebih lanjut menguraikan, kasus limbah medis yang saat ini banyak ditemukan dan sangat jelas sebuah Kejahatan lingkungan, korban potensi adalah orang-orang yang bekerja pada fasilitas pelayanan kesehatan dan masyarakat yang tinggal di sekitarnya.
“Kebebasan manusia terhadap lingkungan besih dan sehat terancam dengan perilkau para oknum yang dengan sengaja melalaikan tanggung jawab dalam hal pengawasan”

“Saya hanya mengingatkan bahwa setiap orang yang memberikan informasi palsu ,menyesatkan ,menghilangkan informasi atau memberikan keterangan yang tidak benar berkaitan dengan pengawasan dan penegakan hukum terkait perlindungan dan pengelolaan lingkungan hidup, dalam pasal 69 ayat 1 uu pplh diancaman 1 tahun penjara,” Tukasnya

Anto Margarito terakhir menegaskan, harus ada yang diminta pertanggung jawaban hukum dalam kasus ini (limbah medis), sebagai upaya mendidik masyarakat dan pemangku kepentingan, sehubungan dengan kesalahan moral berkaitan dengan sikap dan tindakan yang mengancam kehidupan masyarakat.
“Moral para pejabat dipertaruhkan dalam kasus ini, akan ada upaya paksa jika tidak ada yang mau melaksaanakn amanat uu.”Tegasnya

RF/Neffly

Baca Juga

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Pasang Iklan Disini

OTHER STORIES

KOMENTAR TERBARU

error: Content is protected !!