spot_img
4.6 C
New York
Jumat, Desember 9, 2022
BerandaDaerahBoalemoPanitia Silatnas Ke-3 Dinilai Asal Mencomot Dan Mengundang Orang Yang Dianggap Bukan...

Panitia Silatnas Ke-3 Dinilai Asal Mencomot Dan Mengundang Orang Yang Dianggap Bukan Tokoh

Rekamfakta.com, Kota Gorontalo – Silahturahmi Nasional yang sejatinya akan dilaksanakan pada tanggal 26-30 Juni 2021 menuai banyak keluhan, tidak hanya Adrian Lahay sebagai Mantan Ketua Umum HMI, Iwan Kolly, S.Ag selaku Mantan Anggota DPRD Gorontalo Utara dan juga sebagai Pejuang pemekaran yang punya andil membentuk Presnas turut angkat bicara terkait Silatnas 3 tersebut.

Iwan Kolly melihat ada banyak kekurangan Silatnas ke-3 ini, kekurangan dimaksud adalah pertama soal inventarisir Tokoh, Panitia Silatnas dianggap asal mencomot dan mengundang siapa saja yang dianggap Tokoh, padahal menurut Iwan, seharusnya dibicarakan atau didiskusikan dulu dalam suatu wadah, siapa sebenarnya kira-kira yang benar-benar dianggap tokoh untuk di undang.

PhotoGrid 1624090479834
Adrian Lahay Dan Iwan Kolly

“Daftar nama-nama yang diundang saya lihat lebih banyak orang yang dulu terlibat di Presnas, Sehingga tidak memrepresentasikan Tokoh, contohmya, saya melihat para Tokoh yang akan diundang itu tidak ada Tokoh-Tokoh agama, seperti Tokoh-Tokoh Muhammadiyah, Tokoh NU maupun Tokoh Syarikat Islam, padahal mereka itu memiliki basis ke bawah yang cukup banyak dan hal itu tidak bisa dipungkiri,” tegas Iwan Kolly.

Kemudian yang kedua, Iwan menambahkan bahwa apa soal yang akan dibicarakan di Silatnas Ke-3, dirinya melihat narasinya tidak jelas, mau ngapain setelah Silatnas, apa yang menjadi pokok pikiran yang akan disarankan nanti setelah Silatnas, demi untuk kepentingan Provinsi Gorontalo maupun Nasional, hal apa saja yang menjadi rekomendasinya.

“Kalau cuma temu kangen, saya sarankan tunggu saja Lebaran Idul Adha bulan depan, kalau cuma kangen-kangenan. Masalahnya begini, 20 tahun Provinsi ini, Silatnas ini sudah yang ke-3, seharusnya kita evaluasi dari Silatnas 1 dan 2, Apa yang dilakukan untuk Silatnas 3 ini, mohon maaf karena saya panitia, kenapa saya memilih tidak hadir, karena memang saya melihat tidak begitu jelas narasinya, sehingga saya memilih tidak aktif dalam pelaksanaan Silatnas ke-3 ini,” ungkap Iwan.

“Yang kedua saya sampaikan bahwa saya ini presentasi dari Presnas juga, karena saya dari gerakan Pemuda Gorontalo bersama saudara Robby Hunawa yang dulu sama-sama membentuk Presnas itu,” sambungnya lagi.

Iwan Kolly berharap melalui presnas ini ada pokok-pokok pikiran atau visi kedepan bagaimana membangun daerah, karena memang presnas ini dilahirkan dalam rangka Pembentukan Provinsi, tentunya kita semua harus berharap bahwa kegiatan ini juga menjadi bagian dari wadah untuk memberi masukan terhadap kemajuan Provinsi Gorontalo.

IMG 20210619 WA0003
Iwan Kolly

“Kalau saya lihat rencana Silatnas ke-3 ini, saya belum menemukan apa konsep jelasnya, apa yang ditawarkan dalam pelaksanaan Silatnas 3, kalau memang ini penting untuk dilaksanakan, kita berharap agar pelaksanaan ini ditunda, sambil kita rapikan lagi dan kita betulkan, kita berharap Silatnas ini memang menjadi ajang pertemuan dalam rangka memberi masukan terhadap kinerja Pemerintah maupun rekomendasi Presnas baik secara lokal maupun Nasional,” ujar Iwan Kolly.

Terakhir, Iwan menilai Silatnas ini tidak ada wacana kepentingan politik, meskipun Nelson Pomalingo sebagai Ketua DPW PPP, tetapi tidak menutup kemungkinan juga bisa di analisa orang lain bahwa Silatnas Ke-3 itu ada kepentingan Politik.

“Jika ada wacana Politik menurut asumsi orang lain, hal itu wajar saja dan saya tidak tahu jika ada asumsi seperti itu,” pungkas Iwan Kolly, S.Ag.

(0N4L/RF)

Baca Juga

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img

Pasang Iklan Disini

OTHER STORIES

KOMENTAR TERBARU

error: Content is protected !!