spot_img
4.6 C
New York
Rabu, Agustus 10, 2022
BerandaProvinsi MalukuTerancam Punah, Kantor Bahasa Maluku Gelar Pelatihan bagi Guru Di Malra

Terancam Punah, Kantor Bahasa Maluku Gelar Pelatihan bagi Guru Di Malra

4 / 100

RekamFakta.com, Maluku Tenggara – Kantor Bahasa Provinsi Maluku menggelar pelatihan revitalisasi bahasa daerah untuk guru utama di Kabupaten Maluku Tenggara (Malra).

Pelatihan ini menindaklanjuti penetapan Bahasa Key oleh Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbud Ristek) RI pada 22 Februari lalu, sebagai salah satu bahasa yang terancam punah.

Kegiatan tersebut dilaksanakan di Aula Kantor Bupati Maluku Tenggara, Selasa 12/7/2022, Hadir dalam kegiatan tersebut Bupati Maluku Tenggara M. Thaher Hanubun sekaligus membuka secara resmi pelaksanaan kegiatan.

Dalam sambutannya, Bupati Maluku Tenggara M. Thaher Hanubun mengatakan, Sangat Bersyukur karena pada kesempatan yang baik ini kita diizinkan untuk bersama-sama hadir ditempat ini , untuk menghadiri salah satu progarm strategis Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbud Ristek) melalui kantor Bahasa Provinsi Maluku, dimana konsen program ini adalah ; bagaimana menghidupkan sekaligus merawat dan memelihara Bahasa daerah sebagai bahasa ibu melalui model pembelajaran revitalisasi bahasa daerah oleh fasilitator kepada guru utama, sehingga bahasa daerah dapat terus terjaga dan terpelihara.

“Saya atas nama Pemerintah Kabupaten Maluku Tenggara mengapresiasi program kantor bahasa Provinsi Maluku ini, karena tentu sejalan dengan Visi dan Misi Pemerintah Kabupaten Malra khusunya termuat dalam Misi ke-5 yakni mengembangkan pembangunan berbasis Kewilayahan dengan pendekatan properity aproach berbasis Budaya, Kearifan Lokal dan Masyarakat Hukum Adat”, tutur Bupati

Terakhir, Bupati menghimbau kepada peserta kegiatan agar serius mengikuti setiap sesi pelatihan yang dibawakan oleh fasilitator.

“Jangan anggap remeh kegiatan ini, serius setiap sesi yang ada”, Harap Bupati

Lanjut, Saya mau bilang kalo bukan kita yang menyelamatkan budaya kita, siapa lagi ?
Kalo bukan sekarang kita satu hati untuk merawat bahasa kita, kapan lagi ?

” Ini guna menjaga dan melestarikan bahasa Key yang sudah ada sangat lama demi menjaga nilai-nilai sejarah dan sosial yang berada di tanah Larvul Ngabal”. Tandas Bupati

Sementara itu Dalam laporannya, Kepala Kantor Bahasa Provinsi Maluku Sahril menjelaskan bahwa, Bahasa Key, Bahasa Tanimbar dan Bahasa Buru merupakan tiga bahasa daerah di Maluku yang masuk dalam program revitalisasi bahasa daerah.

Menggunakan Dana Cadangan Negara, pemerintah lewat Kantor Bahasa Maluku membuat pelatihan kepada para guru dalam upaya menjaga dan melestarikan tiga bahasa tersebut.

Pelatihan untuk Bahasa Buru telah dilaksanakan pada tanggal 3-9 Juli lalu. Kini, Kantor Bahasa Maluku menggelar pelatihan bagi 79 guru utama di Kabupaten Maluku Tenggara, 11-17 Juli.

“Guru-guru yang terlibat adalah guru-guru yang ditetapkan oleh Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) RI”. Kata Sharil

Saril menegaskan, pelatihan ini dilakukan dalam semangat kurikulum merdeka belajar. Sehingga ketika selesai, peserta diharapkan menularkan ilmu yang diperoleh kepada siswa atau komunitas, dengan tidak menuntut untuk menghafal bahasa daerah, tetapi menghasilkan karya dengan bahasa daerah.

Dalam pelatihan ini, peserta akan dilatih oleh para fasilitator tentang mendongeng, menyanyi nyanyian rakyat, stand up comedy, menulis cerita pendek, menulis pidato dan berpidato serta menulis dan membaca puisi.

Adapun lima fasilitator yang dibawa oleh Kantor Bahasa Maluku, yakni Dr. Mariana Lewier, M.Hum, Rudi Fofid, Arie Rumihin, S.I.Kom, Therosia Rumthe, dan Weslly Johannes.

Erick/RF

Baca Juga

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Pasang Iklan Disini

OTHER STORIES

KOMENTAR TERBARU

error: Content is protected !!