Rekam Fakta, Kabupaten Maluku Tenggara– Suasana penuh semangat dan kebanggaan mewarnai pembukaan resmi Festival dan Pameran Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) Tahun 2026 di Lapangan Upacara Dinas Pendidikan Kabupaten Maluku Tenggara, Senin (27/04/2026).
Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Dinas Pendidikan, Bin Raudah Arif Hanoeboen, SE., ME., dalam sambutannya menegaskan bahwa acara ini bukan sekadar seremonial belaka. Bagi pihaknya, festival ini adalah bukti nyata keberhasilan penguatan program ekstrakurikuler di setiap satuan pendidikan.
“Festival ini bukan hanya ajang lomba, melainkan wadah strategis bagi anak-anak untuk menunjukkan hasil pembinaan yang sudah dilakukan sekolah selama ini,” ujar Raudha.
Ia menambahkan dengan bangga, “Kami hanya menyiapkan panggungnya, karena kami tahu betul bakat dan minat anak-anak Kei ini luar biasa besarnya. Semua yang tampil hari ini adalah murni hasil kegiatan ekstrakurikuler mereka.”
Panggung pembukaan langsung hidup dengan beragam atraksi seni yang memukau. Mulai dari gerakan tari yang indah, alunan suara tifa dan seruling yang syahdu, hingga nyanyian adat yang merdu, seolah membawa penonton menyelami kekayaan budaya lokal yang luar biasa.
Rangkaian kegiatan ini direncanakan berlangsung bertahap hingga hari Jumat mendatang. Namun, puncak perayaan Hardiknas tahun ini dipastikan akan sangat megah dan berbeda, yang akan digelar di Stadion pada Sabtu, 2 Mei 2026.
Di puncak acara nanti, seluruh peserta dan undangan akan mengusung tema Busana Nusantara, sebagai simbol persatuan dan keberagaman budaya bangsa Indonesia. Tahun ini, Dinas Pendidikan juga mengangkat isu sangat penting, yaitu Parenting. Raudha menekankan bahwa pendidikan dan pembentukan karakter anak tidak bisa hanya dibebankan kepada guru di sekolah.
“Pendidikan adalah tanggung jawab bersama. Peran orang tua sangat vital dan sangat dibutuhkan dalam membentuk karakter anak agar tumbuh menjadi generasi yang hebat dan berakhlak mulia,” tegasnya.
Selain seni dan budaya, acara ini juga akan diramaikan dengan diskusi publik yang mengupas tuntas isu transformasi pendidikan di daerah kepulauan, termasuk membahas tantangan geografis dan keterbatasan fiskal yang menjadi perhatian bersama. Kehadiran area pameran juga memberikan dampak ekonomi positif, di mana para pelaku UMKM turut mempromosikan berbagai produk lokal unggulan yang sangat menarik minat pengunjung.
Di akhir sambutannya, Raudha menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Pemerintah Daerah, seluruh pimpinan OPD, para camat, dan seluruh pihak yang telah bahu-membahu menyukseskan kegiatan ini. Ia berharap sinergi dan kolaborasi yang kuat ini dapat terus terjaga, demi melahirkan generasi yang cerdas, berkarakter, dan berbudaya di Kabupaten Maluku Tenggara.




























