Rekam Fakta, Boalemo — Sikap KADIN Kabupaten Boalemo dalam menghadapi Musyawarah Provinsi (Musprov) KADIN Gorontalo kini ditegaskan secara terbuka.
Ketua Umum KADIN Kabupaten Boalemo, Rivel Priyantoro Putra Pagau, menyatakan bahwa pihaknya memberikan dukungan kepada Fauzan Fadel Muhammad dalam kontestasi Ketua KADIN Provinsi Gorontalo.
Pernyataan tersebut disampaikan Rivel usai dirinya resmi dilantik sebagai Ketua Umum KADIN Kabupaten Boalemo.
“Kami solid. Kami jelas dukung Fauzan,” tegas Rivel.
Menurut Rivel, KADIN Boalemo memiliki sikap yang jelas dalam menghadapi dinamika pemilihan Ketua KADIN Provinsi Gorontalo yang mempertemukan Andi Ilham dan Fauzan Fadel Muhammad.
Ia menegaskan, dukungan tersebut tidak disampaikan secara samar.
“Harus jelas. Jangan abu-abu,” ujarnya.
Usai dilantik, Rivel mengatakan fokus utama kepengurusannya adalah mengaktifkan kembali roda organisasi melalui kolaborasi dengan Pemerintah Kabupaten Boalemo.
Menurutnya, KADIN tidak dapat berjalan sendiri tanpa membangun komunikasi dan sinergi dengan pemerintah.
“Setelah dilantik, program kita ini menempel dengan pemerintah. Karena kalau tidak menempel dengan pemerintah, tidak akan jalan. Satu kata namanya kolaborasi,” kata Rivel.
Ia menegaskan, setiap arahan pemerintah yang berkaitan dengan dunia usaha perlu didengarkan dan diselaraskan dengan program KADIN.
“Kalau ada arahan dari pemerintah, kita harus mendengarkan dan harus sejalan dengan pemerintah. Intinya, kami kolaborasi dengan Pemerintah Kabupaten Boalemo,” jelasnya.
Salah satu program yang akan menjadi perhatian KADIN Boalemo adalah mendorong pertumbuhan UMKM.
Rivel mengatakan, pihaknya akan berupaya membuka ruang bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah agar dapat berkembang.
Namun, ia menyadari program tersebut membutuhkan dukungan dari KADIN Provinsi Gorontalo.
“Kita berusaha membuka UMKM. Dan kita tidak bisa jalan sendiri karena kita membutuhkan sokongan dari KADIN Provinsi,” ungkapnya.
Dalam penguatan organisasi, Rivel juga menargetkan peningkatan jumlah anggota KADIN Boalemo.
Saat ini, terdapat 24 KTA yang telah terdaftar. Ke depan, jumlah tersebut ditargetkan meningkat hingga 50 KTA aktif.
“Yang kami targetkan bukan KTA bayangan, tetapi KTA aktif. Agar roda organisasi berjalan dengan lancar,” tegasnya.
Ia menyebut anggota KADIN Boalemo berasal dari berbagai latar belakang usaha, termasuk kontraktor, pedagang, dan perusahaan yang berafiliasi dengan KADIN.
Rivel juga mengajak pelaku usaha dari berbagai skala untuk bergabung dengan KADIN.
“Yang penting ada usaha, mau itu mikro, kecil, menengah, bisa jadi anggota KADIN,” ujarnya.
Menurutnya, KADIN merupakan wadah bagi para pelaku usaha untuk memperoleh pendampingan sekaligus memperluas jaringan.
“Kalau kita ada apa-apa, kita butuh pendampingan, butuh jaringan dari KADIN. Karena KADIN ini seperti ibu dari organisasi,” katanya.
Untuk menunjang aktivitas organisasi, KADIN Boalemo juga menyiapkan kantor permanen yang berlokasi di Hungayonaa.
“Rencana kantornya di Hungayonaa dan bangunannya sudah ada,” kata Rivel.
Ia berharap keberadaan kantor tersebut dapat memperkuat aktivitas organisasi sekaligus menjadi ruang bagi pelaku usaha untuk mendapatkan informasi, pendampingan, dan akses jaringan.



























