Rekamfakta.com, Bone Bolango – Mantan Anggota DPRD Bone Bolango, Yakub Tangahu, SH mengaku sangat geram dengan komentar di Media Sosial Facebook yang menyebut dirinya sebagai komplotan aksi pemukulan terhadap seseorang yang mengaku Wartawan dan memancing keributan saat kegiatan Gladi Bersih Pelantikan Kepala Desa Dutohe di Kantor Camat Kabila pada hari Kamis kemarin, (09/09/2021).
Yakub Tangahu saat dijumpai oleh awak media rekamfakta.com menyesalkan penyebutan nama dirinya oleh Akun Facebook yang bernama dengan inisial HN, dalam komentar HN menuliskan : “Says jug Akan turun tangan .siapa yg telah melakukan Pemukulan thp Kepenakanku..dan saya dengar itu konplotan Yakub Tamgahu Cs. Ok nnti ketemu di lapangan nnti”
“Jadi ini berita baru sepihak yang disampaikan dan mereka sudah posting di Facebook, katanya itu komplotan saya, yang namanya Komplotan itu apa, harus dijelaskan juga, karena kita bukan menyerang orang, kita lagi ada acara Gladi Bersih pelantikan Kepala Desa Dutohe, mereka datang di tempat kita, sedangkan mereka ini awalnya meminta kepada Wakil Bupati untuk menunda pelantikan tersebut, si Kades yang kalah tersebut datang bersama banyak orang, ada Wartawan, ada Ketua LSM, dan ada 3 Orang laki-laki yang mungkin sebagai bodyguard mereka,” kata Yakub.
Yakub berpikir bahwa hal ini sudah direncanakan dari luar dan mereka datang untuk mengganggu Gladi Bersih di Aula Kantor Camat Kabila, yang kebetulan Yakub juga hadir pada saat itu bersama banyak orang masyarakat yang ingin menyaksikan Gladi Bersih tersebut.
“Jadi tidak mungkin dengan banyak orang, tidak mungkin saya punya komplotan, kita didatangi seperti diserang, masa banyak orang sebanyak itu menjadi komplotan saya dan saya yang harus bertanggung jawab disitu, jadi intinya mereka yang datang kepada kita, dan dari luar sudah kedengeran bunyi suara sadel motor yang di pukul dengan keras, jadi kita semua kaget, lalu kita keluar. Saya tanya apa maksud mereka datang kesini, lebih baik pulang saja, kalau tidak terima pelantikan ini, ada jalurnya, silahkan gugat di PTUN, saya beri petunjuk, jangan begini bos, Ente memancing keributan kalau begini,” kata Ketua DPW Perindo ini.
“Jadi saya berharap jangan membuat berita yang sepihak seperti itu, kami kan memang duluan hadir bersama masyarakat di dalam Aula Kantor Camat Kabila untuk menyaksikan Gladi Bersih, mereka yang datangi kami, itu yang saya keberatan disitu. Dan di Facebook ada yang mengatakan bahwa itu komplotan dari yakub Tangahu, dan dia mengancam saya, dia mau cari saya harus ketemu dan saya bilang saya siap ketemu, dimana dan kapan, ada nada ancaman sedikit disitu, dan hal itu saya siap melaporkan, saya sudah konsultasi, dan biar tidak konsultasi pun saya tidak mengapa, karena status saya sekarang sebagai pengacara,” sambungnya lagi.
Yakub menambahkan bahwa waktu itu tidak ada pemukulan, banyak orang yang menyaksikan, jika korban mengaku dipukul, siapa yang pukul korban, karena Yakub hanya melerai mereka yang saling dorong, tidak ada pemukulan, dan Yakub menyarankan kepada mereka untuk pulang, bahkan Yakub antarkan langsung sampai ke mobil mereka.
“Boleh saja saya bilang wartawan yang mereka bawa itu tidak independen karena membantu Kades yang tidak terpilih, dan apa hubungannya LSM dengan pemilihan Kepala Desa Dutohe, rata-rata mereka yang datang itu bukan penduduk Desa Dutohe, terbukti selesai pelantikan, Desa Dutohe aman-aman saja, tidak ada masyarakat Dutohe yang menjadi pendukung JH yang protes,” kata Ketua KONI Bone Bolango ini.
“Jadi saya akan melaporkan Akun Facebook yang bernama dengan inisial HN yang mengatakan saya komplotan tersebut dan ada nada ancaman di komentarnya di Facebook,” pungkas Mantan Kader PBB ini.
(0N4L/RF)




























