Rekam Fakta, Gorontalo — Anggota DPR RI Rachmat Gobel menghadirkan dua sosok kreatif nasional, desainer ternama Chossy Latu dan pengusaha fashion Lusyani Suwandi, dalam kunjungan ke Galeri UMKM Bank Indonesia Gorontalo di Jalan X Penjaitan, Kota Gorontalo, Rabu (29/10/2025).
Kunjungan tersebut menjadi ruang pertemuan antara pelaku UMKM Gorontalo dengan tokoh mode dan industri kreatif nasional yang telah banyak mengembangkan wastra atau kain tradisional di berbagai daerah di Indonesia.
Tidak sekadar berkunjung, Chossy Latu dan Lusyani Suwandi juga berdialog langsung dengan para pelaku UMKM yang hadir. Mereka berbagi pengalaman tentang strategi pengembangan usaha, peningkatan kualitas produk, hingga cara memperluas pasar dan memperkuat branding agar memiliki nilai jual lebih tinggi.
Sejumlah pelaku UMKM juga meminta arahan langsung kepada Rachmat Gobel mengenai peluang untuk mengembangkan usaha mereka dan masuk dalam program pembinaan ekonomi kreatif yang sedang digagasnya.
Menanggapi hal itu, Rachmat Gobel menjelaskan bahwa dirinya tengah menjalankan program “10 Desa Binaan”, sebuah inisiatif untuk mengangkat potensi khas setiap desa agar menjadi sumber pertumbuhan ekonomi baru.
“Seperti di Tilihuwa, kita kembangkan Desa Kacang. Bukan kacangnya yang dijual, tapi nilai Tilihuwanya. Lalu ada Desa Pisang di Toydito. Kalau di Suwawa, Bone Bolango, sekarang sudah ada yang menghasilkan madu ini bisa kita jadikan Desa Madu sebagai bagian dari desa binaan untuk meningkatkan ekonomi masyarakat desa,” jelas Rachmat Gobel.
Sementara itu, Chossy Latu mengaku terkesan dengan perkembangan produk-produk UMKM di Gorontalo, terutama karya wastra dan kerajinan tangan yang dinilai memiliki potensi besar untuk menembus pasar nasional maupun internasional.
“Saya melihat ada perkembangan yang cukup pesat. Produk kain dan sulaman di sini makin modern dan bisa dipakai dalam kegiatan sehari-hari, dari pagi sampai malam. Artinya, kain tradisional ini bisa menjadi bagian dari fashion, bukan sekadar souvenir,” ujar Chossy Latu.
Menurutnya, Gorontalo memiliki potensi besar pada wastra karawo seni sulam khas daerah ini yang teknik pengerjaannya sangat rumit dan bernilai tinggi.
“Wastra Gorontalo punya ciri dan teknik yang khas, terutama pada karawonya (karawo). Prosesnya rumit, ada lima fase yang harus dilewati, dan itu belum ditemukan di tempat lain. Pengrajin karawo harus menghitung serat kain satu per satu sebelum membentuk motifnya. Ini kekayaan yang luar biasa dan harus terus dikembangkan,” jelasnya.
Selain Chossy Latu, Lusyani Suwandi seorang pengusaha dan pelaku industri fashion nasional yang dikenal aktif mengembangkan produk berbasis kain tradisional juga turut hadir dalam kegiatan tersebut. Ia telah banyak terlibat dalam kerja sama dengan berbagai komunitas kreatif dan pengrajin lokal di Indonesia untuk memperkuat posisi produk wastra di pasar modern.
Dalam sesi diskusi, Lusyani Suwandi ikut berbagi pengalaman tentang bagaimana UMKM dapat mengelola bisnis fashion berbasis budaya dengan tetap mempertahankan nilai lokal namun dikemas secara modern dan kompetitif.
“Kita bisa melihat, kain karawo punya potensi besar kalau dipadukan dengan desain dan strategi promosi yang tepat. UMKM Gorontalo perlu terus berinovasi, terutama dalam pengemasan dan storytelling produk agar mampu bersaing di pasar yang lebih luas,” ungkapnya.
Ia juga memberikan masukan praktis kepada para pelaku UMKM mengenai pentingnya kolaborasi lintas sektor, pemanfaatan media digital, serta membangun identitas merek yang kuat untuk menembus pasar nasional maupun ekspor.
***
Beranda
Berita
Rachmat Gobel Hadirkan Desainer Nasional Chossy Latu dan Lusyani Suwandi di Galeri UMKM BI Gorontalo
Rachmat Gobel Hadirkan Desainer Nasional Chossy Latu dan Lusyani Suwandi di Galeri UMKM BI Gorontalo

Baca Juga
Rekomendasi untuk kamu

Rekam Fakta, Gorontalo – Anggota DPR RI dari Fraksi Partai NasDem Daerah Pemilihan Gorontalo, Rachmat…

Rakam Fakta, Maluku Tenggara – Peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) Tahun 2026 di Kabupaten Maluku…

Rekam Fakta, Kabupaten Maluku Tenggara – Peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) Tahun 2026 di Kabupaten…

Rekam Fakta, Gorontalo – Dugaan aktivitas Pertambangan Emas Tanpa Izin (PETI) di wilayah Bukit Hunggo,…

Rekam Fakta, Gorontalo – Memperingati Hari Buruh Internasional (May Day) 2026, Panasonic Gobel Group menggelar…









