Berita  

RG Gandeng Wamentan Sinkronkan Program, Petani Muda Gorontalo Disiapkan Belajar ke Jepang

Doc. Tim Kerja Rachmat Gobel
banner 120x600

Rekam Fakta, Gorontalo – Anggota DPR RI Rachmat Gobel bertemu dengan Wakil Menteri Pertanian Sudaru Sudaryono di Jakarta guna membahas langkah strategis penguatan sektor pertanian dan peternakan di Provinsi Gorontalo.

‎Pertemuan tersebut menitikberatkan pada pengembangan sumber daya manusia, khususnya petani muda. Salah satu program yang didorong adalah pelatihan pertanian ke Jepang, negara yang dikenal memiliki kemajuan teknologi dan sistem pertanian modern. Program ini diharapkan mampu mentransfer ilmu, keterampilan, serta pola kerja produktif kepada generasi muda petani.

‎“Perlu pelatihan bagi petani muda untuk belajar bertani di Jepang yang dikenal maju secara teknik dan juga dari sisi teknologinya. Ini penting untuk meningkatkan produksi pertanian,” ungkap Gobel dalam keterangannya di Jakarta, Selasa (07/04/2026).

‎Selain peningkatan kapasitas petani, Gobel juga mendorong percepatan pembangunan kawasan industri pangan di Gorontalo. Konsep ini mengintegrasikan sektor pertanian, perkebunan, perikanan, hingga industri pengolahan, sehingga tidak hanya menghasilkan bahan mentah, tetapi juga produk olahan bernilai ekspor.

‎Pembahasan turut mencakup diversifikasi komoditas unggulan daerah, seperti kakao, ubi, gula aren, kacang, kelapa, dan singkong. Upaya ini dinilai penting untuk mengurangi ketergantungan pada jagung, sekaligus meningkatkan nilai tambah ekonomi bagi petani serta memperkuat ketahanan pangan daerah.

‎“Pertanian dan industri pangan bukan saja penting bagi ketahanan dan kedaulatan pangan, tapi juga sangat signifikan dalam membuka lapangan kerja dan pengentasan kemiskinan serta membangun kesejahteraan masyarakat,” tambahnya.

‎Kesamaan latar belakang kedua tokoh sebagai alumni Jepang menjadi modal penting dalam merancang kerja sama berbasis pengalaman nyata. Hal ini diharapkan mampu membuka akses lebih luas bagi petani Gorontalo terhadap teknologi, pendidikan, dan peluang global.

‎Dengan potensi sumber daya yang dimiliki, Gorontalo dinilai memiliki peluang besar untuk berkembang sebagai pusat produksi sekaligus pengolahan pangan di kawasan timur Indonesia. Pertemuan ini menjadi sinyal kuat adanya sinergi pemerintah pusat dan wakil rakyat dalam mendorong kemajuan sektor pertanian yang berkelanjutan.

‎***