‎
Berita  

Pendidikan Berkarakter Budaya! Hardiknas 2026 di Malra Sukses Besar dan Penuh Warna

banner 120x600
‎

Rakam Fakta, Maluku Tenggara – Peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) Tahun 2026 di Kabupaten Maluku Tenggara terasa sangat istimewa dan penuh makna. Momen bersejarah ini menjadi tonggak awal kepemimpinan Bin Raudha Arif Hanoeboen, S.E., M.E sebagai Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Dinas Pendidikan.

Yang membuatnya semakin luar biasa, Raudha tercatat dalam sejarah sebagai perempuan pertama yang memegang jabatan strategis ini sejak Kabupaten Maluku Tenggara berdiri hingga saat ini.

Acara puncak yang digelar di Stadion Maren Langgur, Sabtu (2/5/2026), berlangsung sangat meriah. Setelah sekian lama, upacara dan perayaan kembali digelar secara besar-besaran di stadion, dihadiri oleh ribuan siswa dan guru dari berbagai jenjang yang tampil anggun mengenakan Busana Tradisional Nusantara.

Memadukan Tema Nasional dan Kearifan Lokal Saat ditemui usai upacara, Plt. Kepala Dinas Pendidikan menjelaskan bahwa Hardiknas tahun ini mengusung nuansa yang sangat berbeda dan mendalam.

“Tahun ini kami memadukan tema nasional ‘Menguatkan Partisipasi Semesta Mewujudkan Pendidikan Berkualitas’ dengan tema lokal yang sangat kuat, yaitu ‘Mengukir Adat Kei Menjadi Ilmu, Menenun Bakti bagi Bumi Pertiwi’,” ungkap Raudha.

Menurutnya, perpaduan dua tema ini adalah simbol nyata bahwa pembangunan pendidikan di Maluku Tenggara tidak boleh tercerabut dari akar budaya sendiri.

“Ini bukan sekadar seremoni tahunan. Ini adalah upaya membangun sistem pendidikan yang berakar pada identitas daerah. Kami ingin anak-anak tumbuh tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga kokoh dalam karakter, moral, dan budaya,” tegasnya.

Selaras dengan Visi Presiden Prabowo Raudha juga menegaskan bahwa arah kebijakan pendidikan di daerah ini sejalan penuh dengan visi dan arahan Presiden Prabowo Subianto.

Pendidikan dinilai sebagai ujung tombak utama untuk mencetak Sumber Daya Manusia (SDM) Indonesia yang unggul, kuat, dan tangguh menuju masa depan yang maju dan bermartabat.

“Dengan kolaborasi dan sinergi yang kuat antara pemerintah, lembaga pendidikan, tokoh adat, agama, dan keluarga, kami optimis Maluku Tenggara mampu melahirkan generasi emas. Generasi yang tidak hanya pintar, tapi juga berintegritas, beretika, dan bangga akan budayanya,” tambahnya optimis.

Panggung Seni dan Apresiasi Prestasi Perayaan tahun ini semakin berwarna dengan berbagai penampilan seni dan budaya khas Kei yang ditampilkan oleh para siswa. Penampilan ini bukan sekadar hiburan, melainkan strategi jitu untuk memperkuat jati diri daerah dan menanamkan nilai luhur sejak dini.

Tidak ketinggalan, momen ini juga menjadi ajang penghargaan bagi putra-putri terbaik. Para siswa jenjang TK/PAUD, SD, dan SMP yang berhasil menjadi juara dalam berbagai lomba Hardiknas, langsung diberikan penghargaan berupa Piala, Piagam, serta Uang Pembinaan sebagai bentuk apresiasi dan motivasi.

Raudha berharap, semangat Hardiknas 2026 ini tidak berhenti di lapangan upacara, melainkan menjadi gerakan nyata untuk menyelamatkan dan memajukan masa depan pendidikan di Bumi Larvul Ngabal.

Penulis: ErickEditor: Aman Apik