Berita  

‎Rachmat Gobel Tinjau Lokasi Strategis Jelang PENAS KTNA XVII 2026 di Gorontalo

Anggota DPR RI Rachmat Gobel (Doc. Rekam Fakta)
banner 120x600

Rekam Fakta, Gorontalo – Anggota DPR RI dari Fraksi Partai NasDem Daerah Pemilihan Gorontalo, Rachmat Gobel, melaksanakan kunjungan kerja di Provinsi Gorontalo pada Selasa, 5 Mei 2026, guna memastikan kesiapan daerah menjelang pelaksanaan Pekan Nasional (PENAS) KTNA (Kontak Tani Nelayan Andalan) XVII (17) Tahun 2026.

‎Kunjungan diawali dengan kedatangan pada pukul 09.00 WITA. Pada sore harinya, sekitar pukul 15.00 WITA, Rachmat Gobel melakukan peninjauan ke kawasan Danau Perintis di Kabupaten Bone Bolango, yang direncanakan menjadi salah satu titik kunjungan peserta PENAS.

‎Usai dari Bone Bolango, rombongan melanjutkan agenda ke Pentadio Resort. Pada kunjungan di wilayah Kabupaten Gorontalo ini, Rachmat Gobel turut didampingi oleh Bupati Gorontalo, Sofyan Puhi.

‎Peninjauan tersebut menjadi bagian strategis untuk memastikan kesiapan lokasi-lokasi unggulan yang akan menjadi etalase daerah bagi puluhan ribu peserta dari seluruh Indonesia.

‎Dalam keterangannya, Rachmat Gobel menegaskan bahwa Gorontalo harus tampil maksimal sebagai tuan rumah event nasional.

‎“PENAS ini bukan sekadar kegiatan seremonial, tetapi momentum besar untuk menunjukkan kekuatan sektor pertanian, perikanan, dan UMKM Gorontalo. Kita ingin para tamu tidak hanya melihat, tetapi juga merasakan langsung potensi daerah ini,” ujarnya.

‎Ia juga menekankan pentingnya kesiapan menyeluruh, mulai dari infrastruktur hingga kualitas pelayanan.

‎“Semua titik kunjungan harus benar-benar siap aksesnya mudah, lingkungannya bersih, dan pelayanannya baik. Ini menyangkut citra daerah. Jika kita siap, dampaknya akan berkelanjutan bagi pertumbuhan ekonomi masyarakat,” tambahnya.

‎PENAS KTNA XVII Tahun 2026 dijadwalkan berlangsung pada 20 hingga 25 Juni 2026, dengan pusat kegiatan di Gelanggang Olahraga David Tony.

‎Ajang tiga tahunan ini diperkirakan akan diikuti oleh lebih dari 30.000 hingga 40.000 peserta dari seluruh Indonesia, melibatkan petani, nelayan, penyuluh, serta pelaku usaha sektor pangan. Beragam agenda utama akan digelar, mulai dari pameran alat dan mesin pertanian, temu wicara, forum diskusi, hingga promosi produk unggulan daerah.

‎Pemerintah Kabupaten Gorontalo telah menyiapkan lebih dari 6.000 rumah warga sebagai homestay, sementara Pemerintah Provinsi Gorontalo memastikan kesiapan infrastruktur pendukung, termasuk pemanfaatan bentor sebagai transportasi lokal bagi peserta.

‎Menutup kunjungannya, Rachmat Gobel menyampaikan harapan agar PENAS bisa memberi manfaat bermakna bagi masyarakat Gorontalo.

‎“Kita ingin PENAS ini memberi manfaat nyata bagi rakyat. Bukan hanya sukses acaranya, tapi juga meninggalkan dampak baikekonomi bergerak, masyarakat tersenyum, dan Gorontalo semakin dikenal. Itu yang paling penting,” tutupnya.

‎***