Rekam Fakta, Gorontalo – Musyawarah Provinsi (Musprov) Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Gorontalo yang dijadwalkan berlangsung sekitar Maret 2027 mulai menyedot perhatian. Meski agenda pemilihan ketua untuk periode lima tahun mendatang masih sekitar enam bulan lagi, sejumlah nama disebut mulai bermunculan dalam bursa kandidat.
Informasi yang dihimpun menyebut sedikitnya enam figur mulai diperbincangkan untuk memperebutkan kursi Ketua KONI Provinsi Gorontalo. Mereka yakni Yakub Tangahu, Thomas Mopili, Erwin Ismail, Weni Liputo, dr. Irawan Huntoyungo, dan Jefry Rumampuk.
Keenam figur tersebut memiliki latar belakang dan pengalaman berbeda, baik dalam organisasi, pemerintahan maupun pembinaan olahraga.
Salah seorang penggiat olahraga Gorontalo menilai, siapapun yang nantinya terpilih harus mampu membawa pembenahan terhadap tata kelola organisasi sekaligus meningkatkan prestasi olahraga daerah.
“Siapapun ketua KONI terpilih nanti harus komitmen membangun olahraga Gorontalo lebih baik dari saat ini, khususnya menyangkut tata kelola organisasi,” ujarnya kepada awak media, Kamis (27/8/2026).
Menurutnya, latar belakang figur yang maju bukan menjadi satu-satunya ukuran. Yang jauh lebih penting adalah visi, misi, komitmen serta kemampuan membangun pembinaan olahraga secara berkelanjutan.
“Jangan dilihat latar belakang calon ketuanya, tapi lihat visi misi dan bagaimana ia mengangkat prestasi olahraga kita lebih baik ke depannya. Tentunya harus memperhatikan hal-hal positif bagi pembinaan prestasi cabang olahraga,” katanya.
Enam Figur dengan Modal Berbeda
Yakub Tangahu menjadi salah satu nama yang cukup diperhitungkan. Ia pernah memimpin KONI Kabupaten Bone Bolango dan saat ini dipercaya sebagai Plh Ketua KONI Provinsi Gorontalo. Pengalaman dalam mengelola organisasi olahraga menjadi modal tersendiri jika dirinya benar-benar maju dalam Musprov mendatang.
Nama Thomas Mopili juga masuk dalam pembicaraan. Ketua DPRD Provinsi Gorontalo tersebut tercatat sebagai Ketua POBSI Gorontalo sekaligus Wakil Ketua KONI Provinsi Gorontalo. Pengalaman organisasi dan posisinya di lingkungan olahraga membuat peluangnya turut menjadi perhatian.
Selanjutnya terdapat Erwin Ismail, figur muda yang saat ini menjabat Ketua IMI Gorontalo. Ia dikenal memiliki gagasan dan energi dalam organisasi. Jika maju, Erwin berpotensi menawarkan pendekatan baru dalam pengelolaan olahraga prestasi Gorontalo.
Kemudian ada dr. Irawan Huntoyungo, mantan Ketua KONI Kabupaten Gorontalo. Ia juga pernah memimpin Pengkab Taekwondo Indonesia Kabupaten Gorontalo. Pengalaman tersebut membuat namanya kembali diperhitungkan dalam bursa calon ketua KONI tingkat provinsi.
Weni Liputo juga disebut memiliki modal pengalaman yang cukup kuat. Mantan Kepala Dinas Dikbudpora Provinsi Gorontalo itu memiliki pengalaman panjang dalam pemerintahan sekaligus bidang olahraga. Pengalamannya selama lebih dari satu dekade di sektor tersebut dinilai menjadi salah satu kekuatannya.
Sementara itu, Jefry Rumampuk muncul dengan latar belakang berbeda. Jurnalis tersebut sebelumnya sempat menyatakan diri maju sebagai calon Ketua KONI Kabupaten Gorontalo. Kini namanya disebut masuk dalam bursa tingkat provinsi dengan membawa gagasan perubahan, wajah baru dan pembenahan tata kelola organisasi.
Meski demikian, seluruh nama tersebut sejauh ini masih berada pada tahap wacana dan penjajakan. Konstelasi dukungan dipastikan masih dapat berubah menjelang pelaksanaan Musprov.
***



























