Berita  

Ada yang Cari Alat Berat untuk Lokasi Tambang di Dengilo

Gambar Ilustrasi
banner 120x600

Rekam Fakta, Gorontalo — Informasi mengenai rencana mobilisasi alat berat ke salah satu lokasi tambang di Kecamatan Dengilo, Kabupaten Pohuwato, terendus.

Seorang sumber yang mengetahui informasi tersebut menyebutkan, saat ini ada pihak yang diduga tengah mencari atau mengupayakan penyewaan alat berat untuk dibawa masuk ke salah satu lokasi di wilayah Dengilo.

Sumber tersebut meminta identitasnya dirahasiakan karena alasan keamanan.

“Informasinya ada yang sedang mencari alat berat untuk disewa dan akan dimasukkan ke lokasi di Dengilo. Katanya untuk kegiatan tambang,” ujar sumber tersebut.

Meski demikian, sumber tidak menyebutkan secara pasti siapa pihak yang mencari alat berat maupun siapa pemilik lokasi yang dimaksud.

Informasi ini menjadi menarik karena wilayah Dengilo sebelumnya kerap dikaitkan dengan aktivitas Pertambangan Emas Tanpa Izin (PETI). Jika alat berat benar-benar akan dimobilisasi ke lokasi tersebut, tentu banyak pertanyaan, untuk kepentingan apa peralatan itu akan digunakan.

Apalagi, penggunaan alat berat dalam aktivitas pertambangan dapat mengindikasikan kegiatan dengan skala yang lebih besar dibandingkan aktivitas tambang secara manual.

Karena itu, aparat penegak hukum dinilai perlu melakukan pengecekan terhadap informasi tersebut, termasuk memastikan status lokasi, legalitas kegiatan, serta pihak yang akan menggunakan alat berat.

“Kalau memang ada izin dan kegiatan resmi, tentu tidak perlu dipersoalkan. Tapi kalau lokasinya tidak memiliki izin, jangan sampai alat berat sudah masuk baru kemudian dilakukan penertiban,” kata sumber itu.

Persoalan tersebut juga menyangkut aspek lingkungan. Aktivitas pertambangan tanpa izin berpotensi menimbulkan kerusakan lingkungan serta persoalan sosial apabila tidak diawasi secara ketat.

Hingga berita ini diterbitkan, belum diketahui secara pasti kapan alat berat tersebut akan masuk ke lokasi maupun siapa pihak yang disebut tengah melakukan pencarian alat berat.