Akses Jalan Di Desa Masuru Kian Memprihatinkan, Begini Kata Kepala Desa

Ggaer
banner 120x600

Rekamfakta.com, Gorontalo Utara – Kepala Desa Masuru Famin Said, meminta keseriusan Pemerintah Kabupaten Gorontalo Utara, untuk memperhatikan akses jalan di Desa Masuru, yang saat ini semakin memprihatinkan. Selasa, (17/03/2020).

Menurut Famin, Pembangunan  jalan di Desa Masuru itu, sudah sejak tahun 2015 telah diusulkan ke pihak Pemerintah Kabupaten Gorontalo Utara, namun sampai dengan saat ini belum ada realisasinya,

“Pihak kami sudah mengusulkan pembangunan jalan ini, sudah sejak tahun 2015, namun sampai saat ini belum ada realisasinya,” tutur Famin.


Baca juga :


Lebih lanjut Famin menjelaskan, pada tahun 2019 dirinya telah mengecek rencana pembangunan jalan di Desa Masuru, sudah tercover pada rencana pembangunan di tahun 2020, tetapi setelah dicek lagi ke Kabid. Bina Marga Dinas PU pada tahun 2020, pembangunan jalan Desa Masuru tidak ada,

“Saat saya cek dengan menggunakan sistim E-Plan di Tahun 2019, jalan masuru itu sudah tercover pada rencana pembangunan di Tahun 2020, tetapi setelah saya cek lagi di tahun 2020 ke Kabid. Bina Marga Dinas PU, ternyata tidak ada,” jelasnya.

Kemudian Famin  berharap, di tahun 2020 ini dirinya bersama masyarakat Desa Masuru, tidak berharap banyak ke Pemerintah Daerah. Mereka hanya menginginkan pembangunan jalan di Desa Masuru itu, dapat dibangun pada Tahun 2020 ini,

“Saya dan masyarakat saya tidak berharap banyak ke Pemda Gorut, kami hanya berharap usulan kami soal jalan ini dapat direalisasikan di tahun 2020, sebab usulan kami ini sudah disampaikan sejak tahun 2015, dan sampai saat ini belum ada realisasinya,” harap Famin.

Famin juga menambahkan, dirinya merasa prihatin dengan masyarakat yang melintas di jalan desa Masuru, terlebih lagi anak-anak sekolah dan orang tua yang melintas dijalan itu, sebab disaat musim hujan jalannya penuh becek dan licin,

“Saya merasa kasihan dengan masyarakat saya, bahkan sempat menitihkan air mata ketika melihat anak-anak sekolah atau orang tua yang melintas dijalan itu, jalannya becek dan licin saat musim hujan, ini berbahaya bagi mereka. Padahal, desa kami ini terletak di Ibu Kota Kabupaten,” tutup Famin.

Sementara itu, Sekertaris Daerah Ridwan Yasin saat dikkonfimasi soal ini mengatakan, dirinya akan segera mengundang pihak Bappeda dan Dinas PU Kabupaten Gorontalo Utara, untuk membahas soal ini,

“Besok saya undang PU dan Bappeda, untuk klarifikasi hal tesebut, jika benar demikian, saya presure untuk jadi prioritas di tahum 2021,” pungkasnya. (MYP/RF)