Rekamfakta.com, Gorontalo Utara – Merebaknya Virus Corona atau Covid-19 di Indonesia, seakan menjadi momok yang mengerikan bagi seluruh rakyat Indonesia. Keresahan inipun tanpa terkecuali turut diraskan oleh berbagai kalangan, di Kabupaten Gorontalo Utara. Jum’at (20/03/2020).
Menariknya, meskipun Pemerintah Pusat dalam hal ini Presiden RI Joko Widodo telah, mengeluarkan edaran untuk menerapkan sistim lockdown dalam mengantisipasi tersebarnya virus ini. Di Gorontalo Utara sendiri, hal ini seperti tak diindahkan oleh Pemerintah Gorontalo Utara.
Bahkan, salah satu Legislator Kabupaten Gorontalo Utara Lukman Botutihe menyayangkan dan kecewa, karena tidak ada upaya masif yang dilakukan oleh Pemerintah Kabupaten Gorontalo Utara, dalam menangani soal pencegahan virus corona ini.
Baca juga :
- Tim Cobra Res Gorontalo Kota Dan Polsek Dungingi Bersama Tim Ilato Brimob Berhasil Amankan 10 Anggota Genk “SLABER” Beserta 4 Pucuk Panah Wayer
- Warga Desa Mootinelo, Diduga Menjadi Korban Penganiayaan
- Wakil Ketua MPR-RI Kunjungi Polda Gorontalo, Kapolda : Tidak Ada Kompromi Pada Narkoba, Termasuk Anggota Polisi Akan Saya Tindak Tegas
- Rencana Nelson Pomalingo Melaporkan Salah Satu Media Online Ditanggapi Aktivis Muda
- Nanang Latif Mengecam, Pejabat Gorut Tidak Menempati Rumah Dinas
- Polsek Kota Timur Dan Babinsa Serta Lurah Heledulaa Selatan Lakukan Pembongkaran Tempat Nongkrong Untuk Konsumsi Miras
- Nanang Latif : Gorut Tidak Hanya Tidur, Tetapi Mengigau
- Kotroversi Rencana Pelatihan UMKM-TTG Home Industri Pangan Gorontalo Utara
- Dugaan “Pemalsuan Suket” Pemilik Cafee Nepa Logpon Dilaporkan Ke Polda Gorontalo
“Saya berharap Pemda Gorut dalam hal Ini Bupati dan segenap stackholder, segera mengambil langkah yang masif untuk mengantisipasi Virus mematikan ini, jangan cuma bengong satu-satu,” harap Lukman.
Lukman menjelaskan, di Gorontalo Utara banyak pejabat yang keluar daerah, tidak ada yang bisa memastikan bahwa di antara pejabat itu, tidak ada yang terbebas dari virus ini. Begitupun dengan para tamu yang sampai hari ini dengan bebas berdatangan ke Kabupaten Gorontalo Utara,
“Di Gorontalo Utara banyak aparat yang keluar daerah, hari ini tidak ada yang bisa memastikan bahwa di antara pejabat itu tidak ada yang bebas dan tidak ada pula upaya untuk mencegah atau membatasi tamu dari luar daerah, yang berkunjung ke Gorontalo Utara, kita juga tidak bisa pastikan bahwa tamu-tamu ini tidak membawa virus,” jelas Lukman
Lukman juga menambahkan, ada 4 pasien RSUD. Zaenal Umar Sidiki Gorontalo Utara, yang telah dirujuk ke RSUD. Aloei Saboe Kota Gorontalo, karena sakit setelah pulang dari mengikuti Bimtek di luar daerah. Dirinya berharap, mereka tidak terindikasi terpapar virus mematikan ini,
“Saat ini ada 4 pasien yang di rujuk dari RS ZUS ke RS Aloei Saboe, kita berdoa bahwa mereka bebas dari Corona. Mereka baru pulang dari Bimtek, sudah tau ada peristiwa begini, tapi masih mau melakukan bimtek. Maunya pemerintah apa sih, ada gak kepedulian kepada daerah ini? Kalau sudah tidak perduli, mundurlah, mundur saja kalau sudah tidak mampu memimpin daerah ini. Pungkasnya.
Sementara itu, Sampai berita ini diterbitkan, Bupati Gorontalo Utara Indra Yasin saat ditemui di Rumah Dinas belum bisa memberikan klarifikasi terkait persoalan ini, dengan alasan sakit. (MYP/RF)























