H-1 Idul Fitri, Penjagaan Di Perbatasan Atinggola Lebih Diperketat

Perbatasan
Penjagaan di perbatasan Atinggola menjelang hari raya Idul Fitri (Doc. istimewa)
banner 120x600

Rekamfakta.com, Gorontalo Utara – Dalam rangka pelaksanaan PSBB Jilid II, penjagaan di perbatasan Atinggola menjelang hari raya Idul Fitri, lebih diperketat oleh Tim Gugus Tugas Provinsi Gorontalo. Sabtu, (23/05/2020).

Kepala Seksi Keselamatan Lalu Lintas Jalan Dinas Perhubungan Provinsi Gorontalo Ismail Buntayo mengungkapkan, hal ini dilakukan dalam rangka penerapan PSBB Jilid II di Gorontalo,

“Sesuai dengan aturan penerapan PSBB maka kita membatasi yang melintas masuk ke wilayah Provinsi Gorontalo, dan hanya kenderaan-kenderaan tertentu yang bisa masuk ke wilayah Provinsi Gorontalo, sesuai Pasal 22 Pergub No. 15 Tahun 2020 Tentang Pedoman Pelaksanaan PSBB,” ungkap Ismail.

BERITA POPULER

WhatsApp Image 2020 05 23 At 08.58.29
Situasi di perbatasan Atinggola menjelang Idul Fitri (Doc. istimewa)

Lebih lanjut Ismail menjelaskan, yang bisa diizinkan melintas masuk ke Provinsi Gorontalo, hanya kendaraan bermuatan logistik, Migas, bahan bangunan, ASN, TNI-Polri yang sedang melaksanakan tugas, dan kendaraan petugas yang sedang menangani pandemi Covid-19, dan/atau kegiatan lain yang diperbolehkan selama PSBB,

“Yang hanya bisa masuk ke Gorontalo, hanya kenderaan-kenderaan yang bermuatan Logistik, Kebutuhan Pangan, Kebutuhan Alat Medis, Bahan Bakar, serta Anggota TNI-Polri yang sedang melaksanakan tugas dan kenderaan petugas yang sedang menangani persolan Covid-19,” jelas Ismail.

Ismail juga menjelaskan, bagi yang diizinkan masuk ke Gorontalo, dilakukan pemeriksaan sesuai dengan protokol kesehatan. Sehingga, yang dilakukan oleh petugas penjagaan di perbatasan, sesuai dengan prosedur protokol kesehatan penanganan Covid-19,

“Kami disini juga dibantu oleh tenaga medis kesehatan, untuk melaksanakan pemeriksaan rapid tes bagi yang diizinkan masuk, dan dibantu Satpol PP Provinsi Gorontalo serta di back up juga oleh personil TNI/POLRI, dan/atau kegiatan lain yang diperbolehkan selama PSBB” jelas Ismail lagi.

Ismail menambahkan, dirinya berharap masyarakat dapat memahami kondisi saat ini, dan tetap mematuhi apa yang telah menjadi ketentuan PSBB, demi kemaslahatan bersama,

“Saya berharap masyarakat memahami kondisi saat ini, dengan tetap mematuhi ketentuan PSBB, dan tidak melaksanakan mudik. Kamipun petugas yang berjaga diperbatasan, melaksanakan lebaran idul fitri jauh dari keluarga,” tutupnya. (MYP/RF)