Karena Tanggung Jawab, Bupati Syarif Resmi Perketat Penjagaan “Buka-Tutup” Di Wilayah Perbatasan

Perbatasan
Foto istimewah
banner 120x600

Rekamfakta.com, Gorontalo Pohuwato – Dalam menangani persoalan corona virus atau covid 19 yang sudah banyak menyerang nyawa manusia, maka dengan tegas Bupati Pohuwato Syarif Mbuinga mengambil langkah perketat penjagaan (buka-tutup) di wilayah perbatasan Gorontalo – Sulawesi Tengah.

Sebelumnya, Pemerintah Daerah Kabupaten Pohuwato telah menggelar rapat bersama dengan unsur Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (FORKOPIMDA) guna membahas penutupan wilayah perbatasan Sulteng Gorontalo yang dilaksanakan di Rudis Bupati, Selasa 24/03

A
Foto istimewah

Syarif menjelaskan bahwa memberlakukan buka tutup diperbatasan molosifat adalah alternatif dan kebijakan yang terakhir diambil.
Mengapa demikian, karena dirinya sempat berfikir bahwah kebijakan yang sebelumnya sudah dilakukan oleh Pemerintah Sulawesi Tengah untuk memberhentikan (menahan) kenderaan dari arah Gorontalo menuju Sulteng dan membiarkan ( los/longgar) kenderaan dari Sulteng Ke Gorontalo adalah hal yang tidak bisa didiamkan menurutnya.

“karena kebijakan diawali oleh pemerintah Sulteng, maka kami memberlakukan hal yang demikian. terkait hal ini juga, saya sudah berkoordinasi dengan Pemprof Gorontalo dan Alhamdulillah mendapat suport dan respon positif terkait kebijakan ini.” papar Bupati yang senang disapa pasisa itu.

WhatsApp Image 2020 03 26 At 03.15.49
Foto istimewah

Dirinya menambahkan, timnya (gugus depan) sudah kurang lebih 2 minggu ini menjalnkan tugas “berjaga di perbatasan” dalam hal melakukan pemeriksaan kesehatan. dengan efektivitas kerja yeng telah diberlakukan untuk penjagaan diperbatasan ini, adalah hal yang sangat membantu para tim medis, masyarakat Pohuwato dan Gorontalo secara umum.

“dengan demikian, untuk mengantisipasi penyebaran cepat virus corona yang sungguh membahayakan masyarakat saya, dapat teratasi dengan cara menjaga arus lalulintas. lantas ini sudah menjadi tanggung jawab saya selaku pemerintah, ada 150 ribu masyarakat pohuwato yang harus saya lindungi dan saya jaga kenyamanan mereka, termasuk diri saya dan keluarga, kemudian ada 1 juta lebih masnyarakat gorontalo yang juga saya harus jaga” jelas syarif

Adapun harapan syarif kepada pengguna jalan, masyarakat yang hendak melintasi perbatasan , agar bisa mengeri dan memahami kondisi ini untuk kenyamanan bersama. (RF01)