Kerjasama Dengan LSM GERAK, Dewi Sartika Hemeto Dan Fadel Muhammad Gelar Sosialisasi Empat Pilar MPR-RI

Sdsdd
Dewi Sartika Hemeto, SE Saat Foto Bersama Unsur Masyarakat, Ormas Oi Dan LSM Gerak
banner 120x600

Rekamfakta.com, Kota Gorontalo – Minggu malam kemarin, (30/08/2020) Senator Dewi Sartika Hemeto, SE menggelar Sosialisasi Empat Pilar MPR-RI Di Kantor Perwakilan DPD-RI Provinsi Gorontalo, Jalan Arif Rahman Hakim, Kelurahan Dulalowo Timur, Kota Gorontalo.

Sosialisasi ini dihadiri kurang lebih 200 undangan yang terdiri dari unsur Masyarakat, unsur Mahasiswa, Ormas Oi dan unsur LSM GERAK (Gerakan Rakyat Anti Korupsi).

Wakil Ketua MPR-RI Prof. Dr. Ir. H. Fadel Muhammad walaupun bertatap muka dengan masyarakat secara virtual karena berhalangan hadir langsung, akan tetapi masyarakat sangat antusias mendengarkan pemaparan beliau.

B2e2a89b 86f5 4907 9185 783d2bff5f1b
Dewi Sartika Hemeto, SE Menyerahkan Cenderamata Mewakili Wakil Ketua MPR-RI Prof. Dr. Ir. H. Fadel Muhammad Kepada Perwakilan LSM GERAK, Wahyu Kiki Palindrung.

Pada sesi tanya jawab, Senator Dewi Sartika Hemeto, SE mempersilahkan tiga orang perwakilan dari masyarakat untuk bertanya.

Pertanyaan pertama dari seorang Guru asal Boalemo, yaitu jika merujuk dari isi Pancasila sila ke-5 yang bunyinya “Keadilan Sosial Bagi Seluruh Rakyat Indonesia”, maka pertanyaannya dari Guru ini adalah bagaimana dengan kesenjangan yang masih terjadi di Negara Kesatuan Republik Indonesia ??

Pertanyaan kedua dari Ormas Oi adalah bagaimana penanganan COVID-19 yang merujuk pada pilar Kebangsaan, sedangkan pertanyaan ketiga yaitu apa sebenarnya Output yang di harapkan dari pelaksanaan Sosialisasi 4 pilar ini.

Menjawab pertanyaan pertama, Dewi Sartika Hemeto, SE mengambil contoh pada dirinya sebagai seorang muslim yang memahami bahwa konsepsi keadilan itu yang diajarkan lewat perintah Al-Qur’an bahwa pada dasarnya kita harus menempatkan sesuatu pada tempatnya dan membebankan sesuatu itu sesuai dengan kapasitasnya dan kita memberikan hak sesuai dengan kadar yang seimbang setelah melaksanakan kewajiban dengan tanggungjawab.

“Jika memang keadilan yang kita cita-citakan ini untuk menjamin keutuhan dan kemakmuran, marilah kita sama-sama terlibat dan melibatkan diri, sebagai Pemerintah dan Legislatif, kita harus taat kepada konstitusi dan tupoksi, kita menjalankan sesuai apa yang diamanatkan oleh Konstitusi, sebagai rakyat dan sebagai masyarakat, kita harus taat pada hukum, kita harus taat bayar pajak, kita harus taat kepada aturan Pemerintah dan satu lagi yang tak kalah penting, jika kita mau dan mampu memberikan kritik yang konstruktif kepada Pemerintah,” ujar Dewi Hemeto.

Menjawab pertanyaan kedua, menurut Dewi tidak bisa dipungkiri bahwa Pandemi COVID-19 pada saat ini sudah membuat masyarakat kita frustasi yang dampaknya masyarakat akan berbuat sesuka hati tanpa mereka sadari.

“Tadi kita sudah membahas bahwa Pancasila adalah nilai-nilai lahiriyah yang ada di dalam diri kita, jadi sebagai bukti Pandemi yang terjadi seperti saat ini, secara lahiriyah bangsa Indonesia itu adalah bangsa yang masyarakatnya penuh dengan rasa simpati dan empati, saat pandemi ini, kita sebagai warga negara yang baik, kita melakukan isolasi Mandiri dan ada beberapa kelompok orang yang berupaya melakukan penggalangan donasi, bahu membahu, saling memberikan bantuan, baik untuk tenaga medis dan kebutuhan pokok serta berbagai macam lagi, itulah contoh kecil bahwa Pancasila itu sangat lekat dengan asas dan jati diri kita bangsa Indonesia,” tegas Dewi Hemeto.

Sedangkan jawaban dari pertanyaan ketiga, Dewi mengatakan bahwa Output yang diharapkan dalam sosialisasi empat pilar ini adalah kita membudidayakan empat pilar dalam kehidupan berbangsa dan bernegara, jadi sedini mungkin semua warga Negara Indonesia itu memahami konstitusi bernegara, bagaimana menjaga keutuhan NKRI serta menerima kebhinekaan yang merupakan suatu rahmat dan menjadi kekayaan yang kita miliki bersama.

“Satu lagi yang tidak kalah penting adalah marilah kita menghindari praktek-praktek yang menjurus pada degradasi moral demi keutuhan bangsa kita,” tutup Senator Wanita yang murah senyum ini.

Diakhir acara, penyerahan Cenderamata dari Wakil Ketua MPR RI, Prof. Dr. Ir. Fadel Muhammad diwakili anggota MPR – DPD RI Dewi Sartika Hemeto, SE kepada perwakilan LSM Gerakan Rakyat Anti Korupsi, Wahyu Kiki Palindrung. (0N4L/RF)