‎
Berita  

‎Rachmat Gobel Serap Aspirasi Warga Pinogu, Janjikan Perjuangan Jalan Hingga ke Pusat‎

Doc. Tim Kerja Rachmat Gobel
banner 120x600

‎Rekam Fakta, Gorontalo – Puluhan tahun masyarakat Pinogu hidup dengan keterbatasan akses jalan. Harapan itu kembali menyala ketika Anggota DPR RI Fraksi NasDem, Rachmat Gobel, melakukan dialog bersama masyarakat, camat, kepala desa, serta pengemudi ojek Pinogu di Desa Tulabolo, Kecamatan Suwawa Timur, pada Sabtu (6/9/2025).
‎
‎Pertemuan tersebut menjadi ruang dialog terbuka yang jarang terjadi. Gobel hadir untuk mendengar langsung keluhan masyarakat, khususnya para pengemudi ojek yang selama ini menjadi nadi transportasi di pedalaman. Jalur Pinogu yang hanya bisa ditembus roda dua membuat mereka tidak sekadar mencari nafkah, melainkan juga berperan dalam urusan sosial hingga kondisi darurat.
‎
‎“Saya bangga melihat semangat para pengemudi ojek Pinogu. Mereka adalah bukti nyata gotong royong yang harus kita dukung,” ungkap Gobel.
‎
‎Keluhan utama warga tetap sama: akses jalan yang terjal dan ekstrem, puluhan tahun tanpa solusi nyata. Menanggapi itu, Gobel menegaskan komitmennya akan memperjuangkan kebutuhan Pinogu agar tidak terus terpinggirkan.
‎
‎“Infrastruktur bukan hanya bangunan fisik. Itu tentang membuka peluang ekonomi, memperluas akses pendidikan, dan memastikan layanan kesehatan menjangkau masyarakat tanpa hambatan. Aspirasi ini akan saya bawa ke pusat. Pinogu butuh solusi nyata, bukan janji,” tegasnya.
‎
‎Jalur menuju Pinogu melewati kawasan hutan lindung dan Taman Nasional Bogani, sehingga pembangunan membutuhkan koordinasi lintas kementerian.
‎
‎Dalam suasana penuh keakraban, para pengemudi ojek berbagi kisah perjuangan mereka. Salah satunya yang viral pekan lalu, ketika seorang pengemudi ojek dengan sukarela menurunkan jenazah warga melewati jalur terjal. Kisah itu mendapat apresiasi langsung dari Rachmat Gobel.
‎
‎Camat Pinogu bersama para kepala desa juga memaparkan kondisi nyata: jalan rusak parah, akses pendidikan terbatas, dan layanan kesehatan yang belum maksimal. Mereka meyakini, jika jalan diperbaiki, roda ekonomi masyarakat akan berputar lebih cepat.

‎‎***

‎