Rekam Fakta, Gorontalo – Esports Indonesia (ESI) Provinsi Gorontalo mulai mematangkan langkah strategis dalam menghadapi agenda esports tahun 2027. Penguatan organisasi, percepatan pembentukan kepengurusan di tingkat kabupaten/kota, hingga regenerasi atlet menjadi fokus utama dalam upaya meningkatkan prestasi esports daerah.
Komitmen tersebut mengemuka dalam kegiatan silaturahmi, rapat konsolidasi, dan makan malam bersama pengurus ESI Gorontalo yang digelar di Zarona Coffee & Eatery, Kota Gorontalo, Sabtu (7/11/2026) malam.
Kegiatan ini dihadiri langsung Ketua Umum ESI Provinsi Gorontalo, Khairul Amir, didampingi Ketua Harian Ringgo Radetyo dan Sekretaris Umum Ryza Mediansyah. Turut hadir jajaran pengurus ESI tingkat provinsi serta ketua dan perwakilan pengurus kabupaten/kota se-Provinsi Gorontalo.
Ketua Harian ESI Provinsi Gorontalo, Ringgo Radetyo, menjelaskan bahwa konsolidasi tersebut merupakan tindak lanjut arahan Ketua Umum ESI Provinsi Gorontalo serta petunjuk Pengurus Besar (PB) ESI.
Menurutnya, pertemuan ini menjadi momentum untuk memperkuat visi dan misi organisasi sekaligus memastikan program kerja yang telah direncanakan dapat berjalan secara terarah dan terkoordinasi.
“Tujuannya adalah memperkuat visi dan misi kita terhadap ESI Gorontalo. Program-program yang telah direncanakan dan dicanangkan oleh Bapak Ketua Umum harus bisa kita jalankan dengan baik dan terkonsolidasi,” ujar Ringgo.
Ringgo juga menegaskan bahwa ESI Provinsi Gorontalo siap mendukung dan menyukseskan program-program yang dicanangkan Ketua Umum PB ESI, Jenderal TNI (Purn.) Muhammad Herindra. Menurutnya, dukungan terhadap program pusat merupakan bagian dari komitmen organisasi dalam mendorong kemajuan esports, termasuk memperkuat pembinaan dan pengembangan atlet di daerah.
“Kami siap mendukung dan menyukseskan program-program dari Ketua Umum Pengurus Besar Esports Indonesia, Bapak Jenderal TNI (Purn.) Muhammad Herindra. Kami berharap program-program tersebut dapat berjalan dengan baik hingga ke daerah, sehingga mampu mendorong kemajuan esports Indonesia, khususnya di Provinsi Gorontalo, baik dalam penguatan organisasi, pembinaan atlet, maupun peningkatan prestasi,” ungkap Ringgo.
Selain memperkuat koordinasi internal, konsolidasi juga diarahkan pada percepatan pembentukan kepengurusan harian ESI di tingkat kabupaten dan kota yang hingga kini masih dalam proses.
Ringgo mengatakan, langkah tersebut menjadi bagian dari persiapan menjelang agenda pelantikan kepengurusan oleh PB ESI. Hasil konsolidasi nantinya akan dilaporkan kepada PB ESI melalui koordinasi Sekretaris Umum ESI Provinsi Gorontalo.
Ia turut mengapresiasi semangat para pengurus, baik di tingkat provinsi maupun kabupaten/kota, yang menunjukkan komitmen dalam membangun ekosistem esports Gorontalo.
Menurut Ringgo, pengembangan esports tidak hanya berorientasi pada kompetisi dan perolehan medali, tetapi juga membutuhkan proses pengaderan serta penjaringan bakat-bakat muda yang berpotensi menjadi atlet berprestasi.
“Visi yang disampaikan teman-teman adalah bagaimana ekosistem ESI Gorontalo bisa berkembang melalui pengaderan dan penjaringan bakat-bakat yang dapat menjadi calon atlet ke depan. Tentunya kami siap memberikan dukungan,” ungkapnya.
Dalam menghadapi tahun 2027, ESI Gorontalo menargetkan peningkatan partisipasi dalam berbagai ajang esports sekaligus menorehkan prestasi yang lebih baik.
Ringgo menyebut, ESI Gorontalo sebelumnya telah berhasil membawa pulang dua medali. Capaian tersebut menjadi modal sekaligus motivasi untuk meningkatkan hasil pada tahun berikutnya.
“Selama ini kita sudah ada dua medali yang kita bawa. Tahun berikutnya kita canangkan harus bisa tiga, empat, ataupun lima. Kita ingin membawa ESI Gorontalo menjadi lebih baik daripada yang telah kita lakukan selama ini,” tegas Ringgo.
Untuk mendukung target tersebut, proses pengaderan atlet baru menjadi salah satu fokus utama hingga akhir 2026. Di saat bersamaan, ESI Gorontalo juga akan memperkuat kemampuan atlet-atlet yang telah dipersiapkan sebelumnya.
“Langkah ini dinilai penting agar Gorontalo memiliki regenerasi atlet yang berkelanjutan dan mampu bersaing dalam berbagai kompetisi”, tandasnya.


























