Saat Deklarasi, “Air Mata Mengalir” Iwan Adam Kecewa Tidak Mendapatkan Restu Partai Golkar

Saad
Calon Bupati Pohuwato Iwan Adam didampingi Calon Wabup Zunaid Hasan Saat Deklarasi
banner 120x600

Rekamfakta.com, Kabupaten Pohuwato – Meskipun tanpa dukungan dari Golkar Pohuwato, Calon Bupati Pohuwato Iwan Adam, didampingi Calon Wabup Zunaid Hasan tetap memastikan diri maju dalam pesta demokrasi Pemilihan Bupati (Pilbup) Pohuwato yang akan digelar 9 desember mendatang.

Hal itu ditandai dengan Deklarasi Pasangan “IMAN” Iwan Adam dan Zunaid Hasan pada saat penyambutan kedua figur itu dari jakarta, Selasa 01/09/20 di Kecamatan Paguat kemarin.

Dari pantauan awak media, Penyambutan pasangan IMAN itu, disambut oleh banyaknya masa dan ratusan mobil yang memadati jalan raya. pada kesempatan itu juga Iwan Adam menyampaikan orasinya, dimana iya menyampaikan rasa kekecewaannya terhadap Partai Golkar.

Iwan yang merasa dizalimi oleh partainya sendiri itu, mengaku tidak takut melawan calon lain, meskipun kontestan lain itu, didukung oleh Partai Golkar.

7908edee 9c08 45f4 B553 623213da0d58
Iwan Adam Calon Bupati Pohuwato

Politisi Golkar yang dikenal santun itu, merasa perjuangannya untuk mendapat rekomendasi DPP Golkar sangat sia-sia. Pasalnya sedari awal, Iwan adalah kader Golkar yang telah mengantongi surat tugas dari DPP Golkar.

Namun apa yang terjadi, justru terakhir jelang pendaftaran ke KPU Pohuwato, rekomendasi itu justru didapatkan oleh Suharsi Igirisa yang juga kader Golkar, dan pilihan srikandi pohuwato itu, justru mendampingi Syaipul Mbuinga dari partai Gerindra.

Padahal kata Iwan saat deklarasi itu, partai Golkar adalah partai yang mendominasi DPRD Pohuwato dengan jumlah 10 kursi. “Kapan saya merengek-rengek minta calon Bupati, tidak pernah, tapi ketika Iwan Adam dianiaya, ayo kita lawan demi pohuwato tercinta, saya Anggota DPRD 4 periode, tapi saya rela untuk rakyat pohuwato, mari kita jadikan perjuangan ini simbol kekuatan” Teriak Iwan sambik menangis

“Biarlah Iwan Adam yang menjadi Korban, biarlah Iwan Adam yang menangis, Kenapa, Karena setahun lebih saya melakukan perjalanan untuk menjadi Calon Bupati dari partai saya sendiri (Golkar). Tapi apa yang terjadi, apa yang mereka lakukan terhadap diri saya, dizalimi saya, kalau orang jakarta bilang itu di aniaya pada menit menit terakhir.” Ungkap Aleg Golkar 4 Periode itu

“Kalau disampaikan dari jauh hari, buat apa saya merebut rekomendasi”, ”Ungkap Iwan dengan tangisan sedih saat menyampaikan kekecewaanya.

Bersama pendukungnya, Iwan pun menyampaikan kekecewaanya kepada pengurus Golkar Pohuwato yang menurutnya tidak membantu dia untuk menjadi calon Bupati di partai Golkar. namun bagi Iwan, lewat 3 Parpol, Pks, Pkb dan Pan serta dukungan dari rakyat pohuwato, dirinya optimis menang.

Dalam orasinya, ia juga menyinggung soal politik dinasti. “Jangan takut, tidak ada yang berkuasa di daerah ini selain rakyat, tidak ada, Jangan takut, Mereka bilang mereka dinasti, dinasti apa, jangan takut dengan dinasti, jangan mau untuk ditindas, saya yang menjadi orang didepan menjadi petarung untuk rakyat pohuwato. “Tegas Iwan kepada rakyat”

Pasangan IMAN yang bisa dikata telah mendeklarasikan diri itu, meyakini bahwa tanpa Golkar, pasangan IMAN akan menang, karena kedaulatan ada ditangan rakyat.

(RF/Arlan)