spot_img
4.6 C
New York
Senin, Agustus 15, 2022
BerandaDaerahPohuwato3 ASN dan 1 Konsultan Jadi Tersangka Kasus Septic Tank di Pohuwato

3 ASN dan 1 Konsultan Jadi Tersangka Kasus Septic Tank di Pohuwato

3 ASN dan 1 Konsultan Jadi Tersangka Kasus Septic Tank di Pohuwato

Rekamfakta.com, Gorontalo – Kejaksaan Tinggi Gorontalo kembali menetetapkan tersangka atas dugaan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor), Jumat, (17/06/2022).

Dugaan Tipikor kali ini menyangkut program kegiatan pengelolaan dan pengembangan sistem air limbah di Kabupaten Pohuwato tahun anggaran 2021.

Dalam kasus ini Kajaksaan Tinggi Gorontalo menetapkan 4 orang tersangka yang terdiri dari 3 Aparat Sipil Negara (ASN) dan 1 Konsultan.

Pada tahun 2021 Dinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman Kabupaten Pohuwato mendapatkan Anggaran yang bersumber dari dana DAK sebesar Rp. 8.759.156.889,00 (Delapan Miliyar Tujuh Ratus Lima Puluh Sembilan Juta Seratus Lima Puluh Enam Ribu Delapan Ratus Delapan Puluh Sembilan Rupiah) yang diperuntukan bagi program kegiatan pengelolaan dan pengembangan system air limbah melalui pembangunan septic tank bagi kelompok swadaya masyarakat (KSM) yang tersebar di 17 (tujuh belas) desa di beberapa Kecamatan yang ada didaerah Kabupaten Pohuwato dengan jumlah setiap septic tank yang bervariasi rata-rata 50 (lima puluh) unit.

Estimasi kerugian negara pada kasus ini diperkirakan mencapai Rp. 7.000.000.000 (Tujuh Miliar Rupiah) yang sebagain besar diakibatkan karena tidak berfungsinya septic tank serta adanya beberapa unit yang belum selesai dikerjakan hingga terdapat potongan anggaran yang tidak resmi.

Empat tersangka yang ditetapkan Kejaksaan Tinggi Gorontalo masing masing berinisial AS, MIR, NNA dan HP, para tersangka diduga melanggar Primair Pasal 2 ayat (1) Jo Pasal 18 UU No. 31 Tahun 1999 sebagaimana diubah dan ditambah dengan UU No. 20 Tahun 2001 tentang Tindak Pidana Korupsi Jo pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP subsidiair pasal 3 jo. Pasal 18 UU No. 31 Tahun 1999 sebagaimana diubah damn ditambah dengan UU No. 20 Tahun 2001 tentang Tindak Pidana Korupsi Jo pasal 55 ayat (1) ke- 1 KUHP dengan ancaman maksimal 20 tahun penjara.

Rachmad/RF

*Jaringan Forum Wartawan Kejaksaan Agung Wilayah Gorontalo*

Baca Juga

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

spot_img
spot_img
spot_img
spot_img

Pasang Iklan Disini

OTHER STORIES

KOMENTAR TERBARU

error: Content is protected !!