Rekamfakta.com, Gorontalo Utara – Berangkat dari Markas Brimob Polda Gorontalo menuju perbatasan Tolinggula dengan menempuh jarak kurang lebih 145 kilometer, tidak membuat Komandan Satuan Brimob Polda Gorontalo Kombes Pol. Rantau Isnur Eka, SIK. MM patah semangat untuk mengecek kesiapsiagaan anak buahnya menjaga wilayah perbatasan dalam rangka pencegahan penularan COVID-19.
Sesuai dengan pantauan awak media rekamfakta.com yang bernama Ronaldo Ali dan telah 2 kali mengikuti agendanya, cuma dalam waktu 5 hari Dansat Brimob yang mempunyai ciri khas kepala plontos tapi baik hati ini mengunjungi 3 wilayah perbatasan, kunjungan pertama ke perbatasan Molosipat (Kab. Pohuwato) mendampingi Kapolda, kunjungan kedua ke perbatasan Atinggola (Kab. Gorontalo Utara) mendampingi Wakapolda dan yang ketiga kunjungan ke perbatasan Tolinggula (Kabupaten Gorontalo Utara) pada Rabu kemarin (08/04/2020).
BERITA POPULER

Yang menarik perhatian, yaitu pada kunjungan ketiga ke perbatasan Tolinggula kemarin, ditengah perjalanan yang mungkin sangat melelahkan, Dansat Brimob bersama anggotanya berpapasan dengan peristiwa kecelakaan tunggal yang di alami seorang pengemudi Bentor beserta 3 orang penumpangnya pada pukul 11.15 WITA.
Tanpa berpikir panjang karena rasa empati yang tinggi, Dansat Brimob langsung perintahkan sopirnya untuk berhenti dan dengan sigap menolong dan mengamankan barang-barang korban kecelakaan tersebut dan dan anggota lainnya mengatur lalu lintas dan mengamankan Bentor tersebut di dekat salah satu rumah warga dan selanjutnya 4 orang korban ini di bawa ke puskesmas terdekat dengan menggunakan mobil Brimob.
“Tujuan utama kami sebenarnya adalah meninjau wilayah perbatasan di Tolinggula, tapi di tengah perjalanan, tepatnya di Kecamatan Monano, kami melihat kecelakaan tunggal dari Bentor yang kehilangan kendali karena rem blong yang di kemudikan oleh bapak berusia lanjut dengan penumpang 3 orang, yang salah satunya adalah anak kecil umur 7 tahun,” pungkas Kombes Rantau.

Pemandangan yang tak biasa terlihat saat evakuasi, dimana Dansat Brimob yang sudah berumur 46 tahun tapi masih bugar ini tidak sungkan dan tanpa ragu untuk mengumpulkan barang-barang milik korban yang berserakan di rerumputan dan mendorong Bentor yang di kemudikan anggotanya agar bisa menepi di pinggir jalan, oleh karena itu sudah selayaknya jika Dansat Brimob Kombes Pol Rantau Isnur Eka, SIK. MM, diberi 1000 jempol.
“Saya menghimbau kepada seluruh masyarakat Gorontalo dalam rangka pencegahan penularan Virus Corona atau COVID-19 ini agar bisa mematuhi Maklumat Kapolri untuk tinggal di rumah saja jika tidak ada keperluan yang sangat penting atau mendadak, jauhi kerumunan, selalu mencuci tangan sebelum dan sesudah melakukan sesuatu, memakai masker dan budayakan pola hidup sehat dengan rajin berolahraga dan makan makanan yang bergizi,” tutup Perwira Menengah dengan pangkat tiga bunga melati di pundaknya ini. (0N4L/RF)























