Gegara Postingan Hoax Corona, TimSus Street Hunter Amankan Siswa SMP 1 Suwawa Di Rumahnya

Hunter
IPTU Heru S Widada (Kaos Coklat) Bersama Tim Street Hunter Saat Mengamankan Pelaku Berita Hoax
banner 120x600

Rekamfakta.com, Kota Gorontalo – Menjadi pelajaran berharga bagi semua pengguna Media Sosial Facebook maupun yang lainnya agar tidak menyebarkan berita Hoax yang bisa menimbulkan keresahan di kalangan masyarakat luas.

Apalagi jika berita yang di sebarkan ini terkait wabah Virus Corona atau COVID-19 yang sudah banyak memakan korban meninggal dunia di berbagai Negara pada umumnya dan di Indonesia pada khususnya.

Mendengar adanya berita Hoax yang sudah tersebar di Media Sosial Facebook pada Grup Portal Gorontalo, Team Khusus Street Hunter yang di Pimpin oleh IPTU Heru S Widada langsung bergerak cepat melakukan penyelidikan, Rabu (08/04/2020) pukul 17.30 terkait dengan postingan dari akun FB yang bernama Bram Gaib di Portal Gorontalo yang menuliskan “Pica Gorontalo 2 orang positif Corona”.

BERITA POPULER

P
Pelaku Bram Gaib Saat Memperlihatkan Surat Pernyataan Yang Telah Di Tanda Tangani olehnya di atas materai

Setelah mengumpulkan informasi dari pacar terduga pelaku yang bernama Novita Thalib, TimSus Street Hunter langsung menuju Desa Tingkohubu Timur, Kecamatan Suwawa, Kabupaten Bone Bolango dan mengamankan laki-laki bernama lengkap Bram Septiyowansyah Gaib, umur 13 tahun, pekerjaan Siswa SMP 1 Suwawa.

“Benar, TeamSus Street Hunter dari Polres Gorontalo Kota, telah berhasil mengamankan laki-laki bernama Bram, pemilik akun Facebook Bram Gaib di rumahnya, di Desa Tingkohubu, Kecamatan Suwawa, Kabupaten Bone Bolango, dan di saksikan langsung oleh Kepala Desa Tingkohubu Timur, yaitu Ibu Elvi Maksum,” ungkap IPTU Heru.

Ketua Team Sus Street Hunter, IPTU Heru S Widada menambahkan bahwa akun Facebook yang bernama Bram Gaib telah mengunggah postingan di Facebook yang berbunyi “PICA GORONTALO DUA ORANG POSITIF CORONA” dan postingan ini sangat meresahkan masyarakat serta membuat panik masyarakat Provinsi Gorontalo, karena saat ini Gorontalo masih berstatus Negatif Corona.

Di tempat yang sama, saat di wawancarai, terduga pelaku Bram mengaku bahwa akun Facebook miliknya telah di hack oleh temannya dan dia tidak mengetahui jika akunnya digunakan untuk mengunggah postingan Hoax itu.

“Akun saya di hack oleh teman saya, dan saya tidak tahu jika akan di gunakan untuk mengunggah postingan yang membuat resah dan panik masyarakat Provinsi Gorontalo,” kata Bram.

“Saat ini pelaku masih di amankan di Polres Gorontalo Kota untuk penyelidikan lebih mendalam, tutup IPTU Heru yang juga sebagai Wakapolsek Kota Timur ini. (0N4L/RF)