Rekamfakta.com, Kota Gorontalo – Setelah beberapa bulan bertahan sekuat tenaga dengan status Negatif Corona, akhirnya kamis malam tadi (09/04/2020), Gubernur Gorontalo Rusli Habibie di dampingi para Bupati dan Walikota beserta unsur Forkopimda mengumumkan status positif Corona yang di derita oleh salah seorang warga Gorontalo.
Warga Gorontalo ini aktivitas sehari-harinya adalah jamaah tabligh yang bermukim di Kelurahan Tumbihe, Kecamatan Kabila, Kabupaten Bone Bolango dan berinisial DD alias Djamal.
Sesuai informasi, DD ini mengikuti kegiatan tabligh akbar yang di laksanakan di Gowa, Makassar, Provinsi Sulawesi Selatan dan DD pulang ke Gorontalo sejak tanggal 18 Maret 2020.
“Hari ini kami mendapatkan kabar kurang baik, dimana hasil test dari Makassar, menyebutkan seorang pasien PDP yang di rawat di Rumah Sakit Aloei Saboe di nyatakan positif tertular COVID-19, karena yang bersangkutan adalah salah satu jamaah tabligh, dan ketika masuk ke Gorontalo tidak memberitahukan kepada kami, bahkan sangat tertutup untuk menyatakan kepada kami bahwa dia benar-benar ikut kegiatan di Gowa, Makassar,” jelas Rusli Habibie.
Gubernur menambahkan bahwa langkah-langkah pertama yang akan pemerintah lakukan sekarang adalah semua jamaah tabligh se Provinsi Gorontalo yang sempat ikut kegiatan di Gowa akan di periksa semua dan di mohonkan kepada mereka untuk lebih jujur mengakui dan datang menghadap kepada Walikota atau Bupati masing-masing dimana mereka tinggal.
“In Shaa Allah besok, semua termasuk keluarga (istri dan anaknya) dari Pasien 01 ini akan kita isolasi di Mess Haji, semua keluarganya akan di tracking dan termasuk siapa saja yang terakhir kontak dengan dia, termasuk rumahnya beserta semua perabotnya,” tambah Rusli.
Ketika di tanyakan oleh wartawan tentang kabar bahwa di Kota Gorontalo juga ada yang rapid testnya positif, Gubernur menyampaikan bahwa pesan dari Walikota tadi pasien tersebut akan di lakukan pemerikasaan lebih lanjut dan sudah di jemput di rumahnya untuk di rawat di Rumah Sakit Aloei Saboe, karena pasien yang di Kota Gorontalo itu adalah teman dekat dari yang positif di Kabila itu dan aktivitas juga sama sebagai jamaah tabligh dan ikut kegiatan di Gowa Makassar.
“Sekali lagi untuk masyarakat Provinsi Gorontalo, mari kita ikuti anjuran Pemerintah Pusat, Provinsi dan Kabupaten/Kota, percuma kami ngaung-ngaung sampai ke pelosok menyampaikan bahaya Corona ini jika tidak di dengarkan, karena kita berhadapan dengan musuh yang kita tidak tahu modelnya, kapan masuknya, kita sudah berulang-ulang jelaskan pakai bahasa indonesia bahkan pakai bahasa Gorontalo, Bupati dan Walikota serta Forkopimda sudah menghimbau masalah Corona ini,” urai Rusli lagi.
“Apa yang kita lakukan siang dan malam ini adalah untuk melindungi masyarakat kita sendiri, tolong di pahami dan tolong di mengerti, lebih tertib lagi dan disiplin, keluar rumah harus menggunakan masker, jika tidak ada keperluan di rumah saja, kita akan lakukan tindakan yang lebih tegas jika masih ada yang tidak mendengar, masih berkumpul dan keluar rumah, masyarakat tidak perlu panik dan resah, cukup ikuti anjuran pemerintah,” tutup Rusli Habibie.
(0N4L/RF)




























