Rekam Fakta, Gorontalo – Dugaan Penganiayaan dilakukan oleh oknum pegawai Alfamart berinisial FB alias Ongki (disamarkan) kepada seorang wanita yang diketahui merupakan kekasih hatinya.
Informasi ini menjadi viral setelah korban dugaan penganiayaan yakni MK (22) berani menceritakan kisah piluhnya itu kehalayak ramai.
“Saya sudah berpacaran dengannya kurang lebih selama 3 tahun, selama itu beberapa kali saya mengalami kekerasan fisik”, Ungkap MK saat menceritakan kisahnya belum lama ini.
Hanya saja setiap kali mengalami tindakan tersebut, kata MK drinya selalu memaafkan dan memberi kesempatan.
“Dengan harapan semoga dia mau berubah dan bisa menjadi pribadi yang lebih baik lagi”, Terang MK.
Puncaknya pada tanggal 09 September 2024, MK kembali mengalami dugaan kekerasan yang dilakukan oleh FB, karena tidak tahan, akhirnya persoalan ini dilaporkan ke Polsek Limboto.
“Setelah saya melaporkan, kamipun dipertemukan pada keesokan harinya (10/09/24). Disitu dari pihak Polsek memediasi untuk damai, sebenarnya saya tidak mau, cuman karna keadaan saya saat itu, terpaksa saya tanda tangan (surat pernyataan damai)” Jelas MK sembari menahan tangis.
Seusai kejadian itu, MK berharap sudah tidak ada lagi persoalan yang terjadi kepada dirinya. Namun, sangat disayangkan, Oknum pegawai Alfamart tersebut malah mengancam MK dengan mengirimkan pesan berisi kalimat yang membuat dirinya sekarang merasa depresi.
“Segala rupa dia mo bikin, saya punya orang tua dia ada Wa, dia kirim video-video yang berkaitan tentang privasi saya, sampai orang tua saya juga ikut tertekan dengan apa yang terjadi sama saya”, Bebernya.
Cerita ini akhirnya sampai di telinga Anggota Komisi IV (4) DPRD Kabupaten Gorontalo, Rahmat I. Maku. Dirinya mengungkapkan bahwa tindakan penganiayaan itu sangatlah tidak pantas dialami oleh seorang perempuan.
“Sedangkan torang laki-laki saja kalau dapa pukul sakit, apa lagi perempuan”, Terang Rahmat saat diwawancarai pada Rabu (02/10/2024).
“Identitas oknum tersebut saya sudah ketahui, dia orang Kabgor, tugas di Alfamart dekat sini (sekitar menara Limboto) dan masalah ini akan saya seriusi, kasihan korban saat ini sedang depresi, kalau terjadi hal yang tidak di inginkan bagaimana nanti”, Tambahnya.
Ketika ditanya apa yang membuat Rahmat I. Maku sampai tergerak untuk menyeriusi persoalan ini, Kata Rahmat;
“Setelah saya dengar saya cari tau, ternyata ini oknum sempat ba status di IG, dia kasih muncul ini gambar surat pernyataan damai antara mereka berdua waktu di Polsek, baru dia tulis caption (dia mau sampe mo ta kaluar dari Alfamart kata, bagaimana Depe cara kasian)”;
“Berarti dia pandang enteng dengan apa yang sudah dia lakukan, seperti tidak berdosa, Kurang ajar, orang-orang seperti begini harus diberi pelajaran, jangan torang biarkan, nanti liat saja kalau dia masih banya-banya mulu”, Tandasnya.
***




























