Rekam Fakta, Gorontalo — Anggota DPR RI dari Daerah Pemilihan Gorontalo, Rachmat Gobel (RG), menyoroti minimnya perhatian pemerintah pusat terhadap pelaksanaan PeranSaka Nasional 2025 yang digelar di Gorontalo. Ia menyayangkan absennya perwakilan dari pemerintah pusat dalam kegiatan berskala nasional yang diikuti ribuan peserta dari berbagai daerah di Indonesia.
Menurut Rachmat Gobel, ketidakhadiran pejabat pemerintah pusat menjadi catatan penting, mengingat kegiatan PeranSaka Nasional memiliki peran strategis dalam membentuk karakter, disiplin, dan rasa cinta tanah air bagi generasi muda.
“Saya melihat dari pembukaan tadi, tidak ada satu pun wakil dari pemerintah pusat yang hadir. Ini sangat disayangkan, karena kegiatan seperti ini justru melibatkan generasi muda yang merupakan masa depan bangsa,” tegasnya.
RG menilai gerakan kepramukaan selama ini telah berkontribusi besar dalam membangun semangat nasionalisme dan kepemimpinan di kalangan anak muda. Oleh karena itu, ia berharap kegiatan seperti PeranSaka Nasional mendapatkan perhatian lebih besar dari pemerintah pusat.
“Kepramukaan adalah bagian dari pendidikan karakter bangsa. Pemerintah pusat seharusnya memberikan dukungan nyata, tidak hanya secara administratif, tetapi juga dengan hadir langsung untuk memberikan semangat dan penghargaan kepada para peserta,” ujarnya.
Selain menyoroti absennya pemerintah pusat, politisi NasDem itu juga mengapresiasi kerja keras panitia penyelenggara serta antusiasme peserta dari seluruh Indonesia. Ia menilai semangat para pramuka muda menunjukkan bahwa nilai-nilai kebangsaan dan gotong royong masih hidup kuat di tengah masyarakat.
“Melihat semangat para peserta, saya optimistis masa depan Indonesia berada di tangan generasi yang tangguh dan berkarakter,” tutupnya.
***
RG Sesalkan Tak Ada Wakil Pemerintah Pusat di PeranSaka Nasional 2025

Baca Juga
Rekomendasi untuk kamu

Rekam Fakta, Gorontalo — Indrawati Gobel resmi menerima Surat Keputusan (SK) sebagai Ketua Dewan Pimpinan…

Rekam Fakta, Gorontalo — Perdagangan jagung Gorontalo mencapai 319.355 ton sepanjang Januari hingga September 2026….

Rekam Fakta, Jakarta — Polda Metro Jaya menyampaikan perkembangan terbaru terkait kasus kematian Sutrimo dalam…

Rekam Fakta, Gorontalo – Kabar mengenai tidak masuknya komoditas jagung dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah…

Rekam Fakta, Jakarta — Keterangan saksi mengenai kondisi Sutrimo saat pertama kali ditemukan kembali menjadi…











