PMI Provinsi Gorontalo Berikan Bantuan Sembako Dan Sedekah Ke Panti Asuhan Sirathal Ummah

Ishak Liputo
Ketua PMI Provinsi Gorontalo - H. Ishak Liputo, S.IP
banner 120x600

Rekamfakta.com, Kota Gorontalo – Dalam rangka kegiatan Bhakti Sosial yang selalu rutin di tunaikan setiap tahun pada Bulan Suci Ramadhan, PMI Provinsi Gorontalo Kamis siang tadi (21/05/2020) melakukan kunjungan ke Lembaga Kesejahteraan Sosial Anak (LKSA), Panti Asuhan Shirathal Ummah yang terletak di jalan Ampi, Bengawan Solo untuk menyerahkan paket sembako berupa 1 karung beras dan sedekah berupa uang tunai.

Ketua Palang Merah Indonesia (PMI) Provinsi Gorontalo H. Ishak Liputo, S.IP saat dimintai keterangan menyampaikan bahwa sebenarnya kegiatan rutin PMI Provinsi setiap tahunnya itu adalah berbuka puasa bersama dengan anak yatim, tapi karena dengan adanya wabah COVID-19 ini, maka kegiatan buka puasa bersama di tiadakan dan diganti dengan memberikan bantuan sembako dalam bentuk beras dan sedekah.

BERITA POPULER

WhatsApp Image 2020 05 21 At 06.59.59
Ketua PMI Provinsi Gorontalo H. Ishak Liputo Saat Menyerahkan 1 Karung Beras Dan Sedekah Kepada Yuliana B Moo Dengan Disaksikan Sekretaris PMI Provinsi Gorontalo dan Beberapa Anak Panti Asuhan

“Jadi kegiatan kami selalu membantu dalam suka dan duka, mengantisipasi sesuai dengan kondisi pada hari ini, dimana banyak warga yang terdampak COVID-19, jadi kami tetap berperan sebagai Palang Merah Indonesia untuk menyantuni masyarakat dengan bantuan alakadarnya,” ungkap Ishak Liputo.

PMI Provinsi Gorontalo menurut Ishak Liputo sudah banyak berupaya semaksimal mungkin dalam rangka meminimalisir dan mencegah untuk memutuskan mata rantai penyebaran COVID-19, namun agak sulit karena masih banyaknya warga yang tidak mendengarkan anjuran Pemerintah seperti tidak keluar rumah jika tidak ada hal yang penting dan menjauhi kerumunan serta memakai masker.

“Apalagi kita tidak lama lagi akan menghadapi hari raya Lebaran Idul Fitri, yang tentunya akan banyak orang berkerumun, tapi Pemerintah sudah mengeluarkan Keputusan untuk tidak Sholat Ied di Lapangan maupun di Mesjid, jadi mari dan tolong patuhi anjuran Pemerintah, ini semua demi kebaikan kita bersama, Sholat di rumah saja,” tambahnya lagi.

“Kami agak kewalahan menghadapi wabah ini, sehingga jalan satu-satunya dari kami untuk mengatasi agar mereka terhindar dari virus penularan, kami mencoba mendesain mobil tangki air kami yang 2 unit, kami juga memodifikasi mobil tersebut dengan membuat wadah cuci tangan dengan 24 mata kran dan kami keliling di setiap tempat kerumunan atau keramaian, seperti di Pasar dan Mall, kami himbau mereka sebelum mereka melakukan transaksi jual beli untuk mencuci tangan, dan mobil tangki ini keliling terus sampai malam, serta kami juga tetap melakukan yang menjadi standar operasional kami, yaitu penyemprotan Desinfektan, tutup Ishak Liputo.

Dtempat yang sama, Ketua LKSA Shirathal Ummah Hj. Yuliyana B Moo saat dimintai tanggapannya mengenai bantuan dari PMI ini mengatakan, Alhamdulillah dan sangat bersyukur sekali dengan adanya bantuan dari PMI Provinsi Gorontalo.

“Alhamdulillah, saya bersyukur sekali dan berterimakasih sama Pak Haji Ishak Liputo bersama PMI Provinsi Gorontalo yang telah berkunjung ke Panti Asuhan LKSA Shirathal Ummah, kami bersyukur sekali Panti Asuhan kami yang ditunjuk untuk dikunjungi oleh PMI dan terima kasih banyak apa yang di diberikan kepada kami, Insya Allah, Allah SWT melipatgandakan pahala dan diberikan kesehatan kepada seluruh anggota atau pegawai PMI, terutama yang terjun langsung penyemprotan di mana-mana, Insya Allah diberikan kesehatan dan kekuatan kepada seluruh karyawan atau pegawai PMI,” ujar Yuliyana.

WhatsApp Image 2020 05 21 At 07.00.49
Ketua Dan Sekretaris PMI Provinsi Gorontalo Saat Foto Bersama Dengan Pengurus Dan Anak Panti Asuhan Shirathal Ummah

Yuliyana juga bersyukur karena besok juga Pak Haji Ishak Liputo sudah menjanjikan bahwa panti ini akan dilakukan penyemprotan atas permintaannya, karena menurut Yuliana banyak menerima tamu keluar masuk.

“Insha Allah wabah virus ini cepat berlalu, diangkat oleh Allah SWT dan semua Insya Allah semua di berikan kekuatan dan kesehatan untuk menjalani ibadah puasa yang akan segera berakhir ini, kita standby saja di rumah, tidak keluar rumah, dan mengikuti anjuran pemerintah untuk berdiam diri saja di rumah,” tutup Yuliyana B Moo. (0N4L/RF)