Rekamfakta.com, Kota Gorontalo – Dihari kedua unjuk rasa penolakan Undang-undang Omnibus Law Cipta Kerja oleh para gabungan Mahasiswa di Bundaran Patung Saronde Kota Gorontalo, Jumlah mahasiswa yang lebih banyak dari aksi pertama sebelumnya tumpah ruah di sekitar bundaran patung Saronde, Kota Gorontalo.
Personil Brimob Polda Gorontalo Diturunkan dalam pengamanan aksi unjuk rasa tersebut. Namun berbeda dari unjuk rasa dihari sebelumnya, unjuk rasa pada hari ini berjalan aman dan kondusif sehingganya tidak ada gesekan antara para Demonstran dan Aparat Kepolisian yang sedang berjaga.
Setelah aksi unjuk rasa selesai, terlihat Personil Brimob Polda Gorontalo yang sedang membersihkan jalanan dari sampah yang ditinggalkan para Demonstran. Melihat aksi tersebut beberapa Mahasiswa yang terlibat dalam aksi unjuk rasa ikut bersama personil Brimob Polda Gorontalo untuk membersihkan sampah yang berceceran di jalan sekitar Bundaran Patung Saronde, Kota Gorontalo.
Salah satu personil Brimob Polda Gorontalo yang membersihkan sampah di jalanan, Briptu Reynaldo Panggabean mengatakan bahwa dirinya melihat kondisi jalanan yang banyak sampah berceceran usai aksi unjuk rasa tersebut, dan dirinyapun bersama personil lainnya langsung membersihkan jalan disekitar bundaran Patung Saronde dari sampah yang berserakan.

“Aksi kami tersebut dilihat oleh beberapa Mahasiswa dan langsung turut membantu kami dalam membersihkan sampah usai aksi unjuk rasa tersebut,” tutup Anggota Provost Brimob ini.
(0N4L/RF)





















