Sekretaris Komisi II DPRD Malra Abraham Beruat himbau Masyarakat Tetap Waspada terhadap bahayanya Virus Covid 19

Malra2
Sekretaris Komisi II Fraksi partai Gerindra : Abraham Beruatwarin, S.IP
banner 120x600

Rekamfakta.com, Langgur-Maluku Tenggara. Sekretaris Komisi II dari Fraksi partai Gerindra Abraham Beruatwarin, S.IP selaku anggota DPRD Maluku Tenggara saat dikonfirmasi melalui via telphone soal upaya pemerintah daerah Kabupaten Maluku Tenggara dalam rangka mencegah bahaya pandemik penyebaran wabah virus covid 19 yang saat ini melanda berbagai belahan negara didunia sehingga perlu diwaspadai penyebarannya di indonesia yang terkhusus di kabupaten Maluku Tenggara saat ini. Dan Untuk menjaga keselamatan dan kesehatan masyarakat. beruat menghimbau agar masyarakat tetap tenang dan lockdown dirumah masing-masing. Beruat juga menyarankan kepada masyarakat agar tetap waspada dan hindari dari tempat-tempat perkumpulan yang berbaur keramaian serta selalu menjaga kebersihan dan kesehatan demi keselamatan kita bersama sehingga dengan keterbatasan alat medis yang ada saat ini solusi sementara adalah menghindari diri secara mandiri dengan cara lockdown agar penyebaran bahayanya wabah virus corona yang mematikan itu dapat kita hindari. Langgur,26/03/20

Beruat dalam pandangannya “Virus covid 19 atau corona itu adalah virus berukuran skala mikro tak kasat mata yang sangat mematikan dan virus ini tidak mudah untuk dideteksi keberadaannya sehingga penularannya juga tidak bisa diketahui. dalam langkah mencegah virus ini solusi terbaiknya adalah maluku tenggara harus serius lockdown.
Beruat juga menyampaikan beberapa waktu lalu bahwa Dprd sudah berupaya melakukan rapat koordinasi dengan instansi dinas kesehatan Kabupaten Maluku Tenggara. Dalam rangka pembentukan Satgas pencegahan Virus Covid19 yang saat ini sudah mulai bertugas.

dalam pencegahan ini kata beruat ” perlu adanya keseriusan yang mendalam dari pemerintah kabupaten maluku tenggara untuk mengendalikan keamanan daerah dari bahayanya penyebaran virus covid19 yang menakutkan itu dan diminta agar masyarakat tetap selalu tenang dan sadar akan kesehatan dan keselamatan diri demi kehidupan kita bersama.

Lanjut Beruat “Sudah banyak berita-berita bahaya virus corona di berbagai Negara dengan menyebabkan tingkat angka kematian yang disebabkan oleh virus ini. Olehnya itu diminta pemerintah dan masyarakat harus bersinergi dan bekerjasama untuk keamanan dan mencegah penyebaran virus di daerah ini. Tuturnya

Dihawatirkan Kerawanan akan penyebaran virus ini biasanya banyak melalui sentuhan langsung yang tidak disadari melalui masuknya jalur transportasi pelabuhan maupun bandara. Sehingga upaya pemerintah dengan keterbatasan medis yang ada maka disarankan seluruh portal alur transportasi laut maupun udara perlu dibatasi dan diperketat biar perlu untuk sementara ini ditutup aksesnya demi keselamatan bersama kecuali hal-hal yang bersifat urgen tentang kebutuhan pangan masyarakat dan itu perlu dibicarakan bersama pemerintah agar bisa dibijaki. Ucapnya

Beruat menambahkan “Saat ini seluruh para ahli medis telah menempuh jalur upaya berbagai penelitian untuk mencari tahu rumusan anti virus corona tersebut. Dan saat ini belum ada kepastian dalam pengobatannya. Maka dari itu saya meminta masyarakat harus waspada dan bekerjasama dengan pemerintah dalam pencegah bahaya virus corona. Kata beruat “Lebih baik kita Mencegah dari pada mengobatinya” Ungkapnya

Kata sekretaris komisi II itu. Upaya pencegahan yang ditempuh pemerintah saat ini adalah demi keselamatan kita bersama agar bisa dipahami sehingga diharapkan tidak ada musibah-musibah tentang virus mematikan di bumi adat larvul ngabal yang kita cintai ini.

beruat berharap “Semoga Tuhan Selalu menjaga Keselamatan kita dari segala mara bahaya. Dan masyarakat tetap selalu waspada dan bisa melakukan aktifitas dengan normal dan berharap dengan informasi-informasi tentang situasi ini diminta pihak kepolisian Polres Maluku Tenggara agar bisa mengantisipasi berita-berita hoax yang menakut-nakuti masyarakat yang dapat merugikan kita semua. Tutupnya. (RYW/RF)