Diduga Tangki Biru Penampung Solar Dari PT AKE Masuk Satrol Laut Bitung Ada Apa ?

banner 120x600

Rekam Fakta, Bitung – Salah satu unit kendaraan jenis tangki berwarna biru putih yang diduga Tempat Tampung Solar Dari PT ANDRELIA KHEN ENERGI (AKE) masuk dikawasan Satuan Patroli Laut (Satrol) Bitung.

Kendaraan tangki tersebut berasal dari PT. AKE yang diduga milik dari salah satu Oknum inisial D alias Dede yang berlokasi di Sagrad Bitung.

Dari pantauan salah satu awak media yang ada di Bitung unit tersebut terpantau pada Senin malam 25-09-2023 Pukul 23:31 Wita, sedang memasuki kawasan Satrol.

Informasi yang diterimah beberapa awak media, Ormas dan LSM juga, kendaraan tersebut saat menuju Satrol mengunakan jalur Jalan Tol, hal tersebut menjadi perhatian beberapa awak media dan LSM , padahal sudah larut malam dan situasi jalan umum sudah dalam keadaan sepi.

Berdasarkan informasi diduga PT AKE menjadi tempat penampungan Solar ilegal SOP, apalagi sudah lewat dermaga Satrol dan kegiatan tersebut di larut malam, sendangkan dengan aturan BPH MIGAS harus sesuai SOP untuk menjalankan operasi pemuatan minyak lewat Depok.

Lembaga Perlindungan Konsumen Republik Indonesia (LPKRI) melalui tim Investigasi menyampikan, hal tersebut patut dipertanyakan dan harus perlu di tindak lanjut karena kami sudah konfirmasi dari pihak terkait sampai saat ini belum bisa di temui.

Kepala Badan DPD Sulut Lembaga Investigas Badan Advokasi Penyelamat Aset Negara Marten Sulla, persoalan tersebut menjadi pertanyaan bagi saya dan jika hal tersebut di duga tidak sesuai SOP maka Saya akan menindak lanjut persoalan tersebut sesuai aturan yang berlaku.

Menangapi persoal tersebut Ketua Gabungan Wartawan Indonesia (GWI) Sulut, Bapak Hendra Tololiu menyampikan bahwa hal tersebut patut di pertanyakan, ada di jam larut malam kendaraan tangki tersebut masuk wilayah Satrol.

Hendra Tololiu saat konfirmasi dengan pihak PT AKE melalui an Feri.
“Maksud bagimana itu permasalahannya, memang ada yang salah, kalau masuk di Satrol pak, apa yang di permasalahkan ini pak”. Ucap Feri melalui WhtsApp.
kemudian Feri saat di hubungi hari Rabu siang 27-09-2023 melalui WhatsApp tidak bisa lagi di hubungi.

Terinformasi juga yang terima awak media bahwa an Feri adalah kesatuan dari MARINIR yang saat ini bekerja di PT AKE tersebut.


(MP/RF)