Rekamfakta.com, Kabupaten Boalemo – Pemerintah Desa Tabulo Selatan dan BPD gelar rapat terkait dugaan penjualan aset (Mobil Pick Up) Badan Usaha Milik Desa (BUMDes). Rapat itu dihadiri oleh Pendamping Desa dan sejumlah Masyarakat setempat, bertempat di Kantor Desa Tabulo Selatan. Rabu 15/9/2021
Dalam pertemuan tersebut, Kepala Desa Tabulo Selatan Hais Halid, menyampaikan bahwa pertemuan pada hari itu merupakan apa yang sempat dikeluhkan masyarakat melalui Media ini sebelumnya.
Berita terkait :
“Rapat hari ini digelar merupakan klarifikasi terkait apa yang sempat diterbitkan di media, dan rapat pembahasan ini sempat digelar di tanggal 11 sepetember, itu adalah rapat pembahasan tentang penguduran diri dari pada pengurus BUMDes yang lama. Pengurus BUMdes yang lama itu keuangannya kurang lebih 300 juta rupiah, disamping itu setelah saya dilantik, pengurus yang lama mengudurkan diri diwaktu saya 2 bulan menjabat, ” Jelas Hais
Sesuai apa yang disampaikan kades tabulo selatan itu, bahwa surat pertanggung jawaban dari tahap 1 sampai tahap 3, telah diselesaikan oleh pengurus BUMDes lama.
“Jadi, SPJ dari tahap 1 sampai tahap 3 itu ada itu bapak ibu sekalian, saya jilid karena saya tidak mau berurusan dengan hukum yang akan mencelakakan diri saya sendiri, nanti kalau ada tim auditor saya akan serahkan langsung dorang punya SPJ disaat pemeriksaan nanti, ” Ujarnya

Lanjut Hais “Terkait dengan keluhan bapak Hamid Djingo, yang tidak diundang misalnya dalam hal rapat, pertama kami sudah punya file undangan saya kira mungkin tidak sampai ketangan pak Hamid Djingo, kami selaku pemerintah desa memohon maaf yang sebesar besarnya kalau pun tidak sampai ke bapak, kiranya ini bisa kita perhatikan kedepannya,” Lanjtunya
“ Saya yakin di tanggal 11 kemarin ibu bapak hadir disaat saya memaparkan aset tersebut, bahwa kita punya beban, dan bebannya adalah mobil yang masih terhutang atau kredit, ditanggal 13 agustus, kita mengadakan pemilihan sekaligus pengukuhan Pengurus BUMdes baru, dan pembahasan kesepakatan bersama pelepasan atau pun penghapusan aset berupa mobil pick up yang dijual dengab harga 25 juta, disaat itu masih tergantung setoran 1 bulan,” Ungkap Kades
“ Makanya dari 25 juta potong angsuran 1 bulan, Rp.4.099.000, dan hari ini pembeli hadir Mobil Pick Up Pak Owan, dia kase sama bendahara, karena disaat itu pengurus BUMDes baru, sama-sama hadir di rumahnya pak Owan, saya ikut menyaksikan pembayaran itu dan beken kwitansi, dan 21 juta. Dan hari ini BUMDes tabulo selatan yang dipanen itu sekitar 300 kiloan, dan menghasilkan 12 jutaan sekian. Jelas Hais Halid
Disentil oleh salah satu masyarakat setempat untuk mepertanyakan anggaran BUMBDes yang sebelumnya sudah capai ratusan juta, enggan memaparkan, dikarenakan bukan kapasitasnya
“Saya sudah jelaskan pak, bahwa saya tidak bisa memaparkan, yang wajib memaparkan itu adalah pengurus lama, dan persoalan itu belum rezimnya saya, dan misalkan bapak menempuh jalur hukum silahkan saya dukung, dan bentuk dukungan saya itu surat pertanggung jawaban.” Tegas Kades Hais
RF/Arlan




























