Rekam Fakta, Kota Gorontalo-Walikota Gorontalo, Marten Taha terus berupaya
untuk mendapat suntikan dana pembuatan Mahyani di Santorini, yang sejak tahun 2022 pembangunannya mulai masuk tahap perencanaan.
Upaya Marten membuahkan hasil. Dia sukses meyakinkan PT. Sarana Multigriya Finansial (SMF) untuk mensupport dana. Dan mendapatkan 25 rumah layak huni di kawasan Talumolo rindang dan indah (Santorini).
Saya ingat betul Pak Bonai (Direktur Keuangan dan Operasional) PT SMF, pada tanggal 13 Mei tahun 2022 yang lalu saya dengan Pak Heru datang dengan tidak malu-malu di kantor SMF untuk minta uang,” kenang Marten ketika memberikan sambutan yang dipenuhi candaan pada peresmian mahyani, Selasa (20/02/2024).
Pembangunan 25 rumah layak huni di kawasan Talumolo rindang dan indah (Santorini) bukanlah hal yang mudah. Bagaimana tidak? Pasca pandemi covid-19 melanda, seluruh daerah di nusantara mengalami kesulitan dengan pemenuhan anggaran pembangunan infrastruktur, salah satunya mahyani.
Belum lagi ditambah dengan keterbatasan anggaran yang dikucurkan oleh Pemerintah Pusat. Namun, hal itu tak membuat semangat Wali Kota Gorontalo, Marten Taha dan jajaran, khususnya Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Perkim) luntur.
Untuk itu, Marten berpesan agar pemilik mahyani dapat menjaga dan memelihara apa yang telah diperjuangkannya. Terlebih, rumah yang bersih bisa membuat penghuninya nyaman.
“Setelah pembangunan, yang paling sulit adalah merawatnya, saya berharap rumah yang sudah dibangun, dirawat dengan baik ke depan,” tandasnya. (adv)




























