Berita  

Lewat Ngopi Santai, Aldi Uloli Dengarkan Curhat Pelaku UMKM

Foto : Uncil/Rgol.id
banner 120x600

Rekam Fakta, Gorontalo – Suasana sederhana di kawasan Kalimadu, Kamis malam (28/08/2025), menjadi ruang akrab pertemuan antara Aldi Andalan Uloli dengan para pelaku UMKM. Duduk santai di warung kopi dan jajanan kaki lima, Aldi larut dalam obrolan ringan penuh cerita.

‎Ia tampak serius menyimak kisah seorang barista muda tentang perjuangan meracik kopi di balik gerobak kecil. Di sisi lain, seorang penjual makanan ringan berbagi keluh kesah soal mahalnya bahan baku dan persaingan usaha yang makin ketat. Aldi mendengarkan semuanya dengan tenang, sesekali mengangguk, lalu menimpali dengan pengalaman yang ia miliki.

‎“Hal-hal kecil seperti pencatatan keuangan atau kemasan produk bisa memberi dampak besar pada usaha. Dan itu bisa kita lakukan tanpa modal besar,” ucap Aldi sambil menekankan pentingnya manajemen sederhana bagi UMKM.

‎Obrolan makin cair ketika ia mencicipi minuman racikan barista lokal. Aldi tersenyum puas.
‎“Enak sekali, tidak kalah dengan kafe-kafe besar. Justru khas karena dibuat dengan hati,” tuturnya.

‎Di hadapan para pedagang, Aldi menegaskan bahwa ekonomi daerah tidak hanya diukur dari angka-angka besar.
‎“Nyawa ekonomi Gorontalo ada di UMKM, ada di lapak-lapak kecil seperti ini. Karena itu, Kadin harus hadir sebagai rumah bersama, bukan hanya untuk pengusaha besar,” katanya.

‎Silaturahmi malam itu benar-benar terasa hangat. Aldi bukan hanya datang menyapa, melainkan membaur: bercanda dengan pedagang, mencoba menu yang ditawarkan, hingga membicarakan peluang kolaborasi di masa depan. Ia menekankan perlunya dukungan nyata, mulai dari pelatihan, akses modal, sampai pemasaran digital.

‎Dari Kalimadu, Aldi sekaligus menegaskan arah visinya di Kadin Gorontalo: membangun jejaring yang tidak elitis, tapi tumbuh dari bawah bersama UMKM.
‎“Saya percaya, kalau UMKM bergerak, ekonomi Gorontalo ikut bangkit,” pungkasnya.

‎***