Patroli Tim Ilato Masih Banyak Menemukan Warga Yang Konsumsi Miras Di Pinggir Jalan

2
Aipda Supriyadi Yatim Mendapati Seorang Remaja Membawa Lem Eha Bond
banner 120x600

Rekamfakta.com, Kota Gorontalo – Di masa Pandemi COVID-19 masyarakat diharapkan untuk berdiam diri di rumah dan harus mematuhi protokol kesehatan. Namun kondisi Pandemi ini tidak menutup kemungkinan akan adanya tindak kriminalitas. Sehingganya Tim Ilato Brimob Gorontalo Melakukan Patroli untuk mencegah terjadinya hal hal yang tidak diinginkan. Rabu menjelang Kamis Dini Hari (28/10).

Tim Ilato Brimob Gorontalo Melakukan Patroli Dialogis menggunakan kendaraan bermotor Roda dua dan melalui daerah-daerah yang rawan tindak kriminalitas di malam hari. Hal ini dimaksudkan untuk mencegah juga mengurangi kemungkinan terjadinya tindak kriminalitas.

2
Tim ILATO Mengamankan Motor Balap Liar Yang Terisi Miras Di Bawah Sadel

Aipda Supriadi Yatim Yang memimpin Tim Patroli Ilato mengatakan bahwa Patroli malam seperti ini dilakukan untuk mencegah ada niatan dari para pelaku kejahatan hingga tindak kriminalitas.

“Masih banyak yang kami temukan di pinggir jalan lagi nongkrong tapi tidak memakai masker, lebih parahnya lagi mereka nongkrong sambil menenggak Minuman Keras dan tentu saja jika sudah mabuk dampaknya akan terjadi tindakan kriminalitas,” tegas Aipda Supriyadi.

Aipda Supriadi Yatim juga menambahkan bahwa kegiatan patroli ini akan terus dilakukan untuk meminimalisir jumlah tindak kriminalitas yang meresahkan dan juga memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat.

2
Tim ILATO Memberikan Hukuman Push Up Kepada Pemabuk

“Tim Patroli Ilato juga memberikan himbauan kepada masyarakat untuk selalu mematuhi protokol kesehatan demi membebaskan Gorontalo dari Virus COVID-19. Serta mengajak para warga untuk bekerjasama dengan pihak Kepolisian dalam hal penertiban dan penegakan hukum apabila ditemukan akan adanya tindak kriminalitas yang meresahkan masyarakat dan para orang tua agar lebih mengawasi anaknya, karena ada 2 orang anak remaja yang kami temukan membawa Lem Eha Bond dan kami memberikan peringatan keras untuk tidak berbuat lagi,” tutupnya.

(0N4L/RF)