Rekam Fakta, Gorontalo – Tim Dosen dan Mahasiswa Universitas Icshan (Unisan) Gorontalp Melakukan Pengabdian dengan judul Pengembangan “Potensi Ikan Nike sebagai Alternatif Perekonomian dan Kesejahteraan Masyarakat Pesisir” di Kelurahan Pohe, Kecamatan Hulonthalangi, Kota Gorontalo.
Tim (Unisan) terdiri dari Tiga (3) orang yang diketuai oleh Arman, dan anggotanya masing-masing, Satriawati Pade dan Anggriani Husain.
Kelurahan Pohe yang memiliki wilayah pesisir yang kaya akan potensi alam, sedang menjadi fokus utama dalam program pemberdayaan berbasis masyarakat yang digagas oleh Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi, Riset, dan Teknologi, Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi. Program ini, yang termasuk dalam jenis program Kelompok Skema Pemberdayaan Berbasis Masyarakat, berfokus pada pengembangan potensi ikan Nike sebagai alternatif perekonomian dan peningkatan kesejahteraan masyarakat setempat.
Dalam ruang lingkup pemberdayaan ini, kemitraan masyarakat menjadi kunci utama untuk mencapai tujuan program. Tahun 2024 menjadi tahun pendanaan penting untuk merealisasikan berbagai inisiatif yang telah dirancang. Ikan Nike, yang selama ini dikenal sebagai salah satu komoditas unggulan daerah pesisir, memiliki potensi besar untuk dikembangkan lebih lanjut sebagai sumber ekonomi yang berkelanjutan.
Program ini tidak hanya berfokus pada peningkatan produksi ikan Nike, tetapi juga pada pengolahan dan pemasaran yang lebih efektif. Pelatihan dan pendampingan akan diberikan kepada para nelayan dan pelaku usaha lokal untuk meningkatkan keterampilan mereka dalam pengelolaan sumber daya alam ini. Selain itu, program ini juga akan memperkuat jaringan pemasaran dengan menggandeng berbagai pihak, termasuk sektor swasta dan pemerintah daerah.
Tujuan akhir dari program ini adalah menciptakan ekonomi yang lebih kuat dan berkelanjutan bagi masyarakat pesisir Kelurahan Pohe. Dengan adanya dukungan dari berbagai pihak dan pemanfaatan potensi ikan Nike yang optimal, diharapkan kesejahteraan masyarakat dapat meningkat secara signifikan. Program ini menjadi contoh nyata bagaimana sinergi antara pemerintah, masyarakat, dan sektor swasta dapat menciptakan perubahan positif bagi pembangunan daerah.
Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi, Riset, dan Teknologi berharap bahwa melalui program pemberdayaan ini, Kelurahan Pohe dapat menjadi model bagi daerah pesisir lainnya dalam mengembangkan potensi lokal untuk kesejahteraan bersama. Tahun pendanaan 2024 menjadi momentum penting untuk menggerakkan roda perekonomian masyarakat pesisir menuju arah yang lebih baik dan berkelanjutan.
























