Berita  

‎Rachmat Gobel Sosialisasikan Empat Pilar Kebangsaan di Gereja Pohuwato

Doc. Tim Kerja Rachmat Gobel
banner 120x600

Rekam Fakta, Pohuwato – Anggota DPR RI dari Daerah Pemilihan Provinsi Gorontalo, Rachmat Gobel, menegaskan pentingnya penguatan Empat Pilar Kebangsaan sebagai fondasi persatuan bangsa, khususnya di tengah tantangan global dan dinamika sosial yang terus berkembang.

‎Hal tersebut disampaikan Gobel saat melakukan sosialisasi Empat Pilar MPR RI yang dirangkaikan dengan silaturahim Natal bersama umat Kristiani di GPIG Desa Makarti Jaya, Kecamatan Taluditi, Kabupaten Pohuwato, Rabu (18/12/2025).

‎Dalam kegiatan tersebut, Gobel mengajak jemaat gereja untuk menjadikan momentum Natal sebagai sarana memperkuat nilai-nilai kebangsaan yang bersumber dari Pancasila, Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), dan Bhinneka Tunggal Ika.

‎“Empat Pilar Kebangsaan bukan sekadar konsep, tetapi nilai hidup yang harus terus dipraktikkan dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara, termasuk dalam membangun toleransi dan persaudaraan lintas iman,” ujar Gobel.

‎Gobel menyoroti situasi global yang saat ini berdampak langsung pada Indonesia, mulai dari perlambatan ekonomi akibat konflik internasional, krisis pangan global, hingga dampak perubahan iklim. Menurutnya, kondisi tersebut menuntut bangsa Indonesia untuk semakin solid dan bersatu.

‎“Di tengah berbagai tantangan, kita harus saling menguatkan, saling menolong, dan menjaga kebersamaan. Nilai-nilai Pancasila mengajarkan kita untuk tetap bergotong royong dan berbagi kasih,” tegasnya.

‎Ia juga menekankan bahwa keragaman agama, suku, budaya, dan latar belakang sosial merupakan kekayaan bangsa yang harus dirawat, bukan dipertentangkan. Dalam konteks Gorontalo, yang dikenal sebagai Serambi Madinah, toleransi dan harmoni antarumat beragama telah menjadi bagian dari kehidupan sosial masyarakat.

‎“Perbedaan keyakinan justru harus menjadi kekuatan moral untuk memperkokoh persaudaraan kemanusiaan dan cinta damai. Inilah esensi Bhinneka Tunggal Ika,” kata Gobel.

‎Lebih lanjut, Gobel mengajak seluruh elemen masyarakat di Pohuwato dan Gorontalo secara umum untuk bersama-sama menghadapi tantangan daerah, seperti ketertinggalan ekonomi, peningkatan kualitas sumber daya manusia, serta persoalan lingkungan.

‎“Dengan berpegang pada Empat Pilar Kebangsaan, kita bisa membangun Gorontalo yang maju, adil, lestari, dan sejahtera untuk semua,” pungkasnya.

‎**