Penuhi Kebutuhan Stok Darah, Demi Kemanusiaan Personil Brimob Sumbangkan Darah Di PMI Kota Gorontalo

Donor
Foto istimewa
banner 120x600

Rekamfakta.com, Gorontalo – Anggota Polri diminta mendonorkan darahnya untuk membantu Palang Merah Indonesia (PMI), di tengah keterbatasan stok darah akibat wabah corona dan ancaman penyakit demam berdarah dengue (DBD). Instruksi itu tertuang dalam Surat Telegram Kapolri Jenderal Polisi Idham Azis Nomor ST/1127/IV/KEP./2020 tertanggal 7 April 2020.

“Benar, ada telegram soal anggota Polri diminta melaksanakan donor darah ke PMI karena ada surat dari PMI minta bantuan donor darah. Hal ini untuk membantu mengatasi kekurangan persediaan darah di PMI,” kata Idham Azis dalam keterangannya di Jakarta, Rabu (8/4/2020).

Surat telegram tersebut ditandatangani oleh As SDM Kapolri Irjen Eko Indra Heri mewakili Kapolri. Wabah corona yang masuk ke Indonesia sejak awal Maret 2020 lalu diketahui berimbas pada stok darah di PMI yang semakin berkurang.

Baca juga:

https://rekamfakta.com/2020/04/08/gegara-postingan-hoax-corona-timsus-street-hunter-amankan-siswa-smp-1-suwawa-di-rumahnya/

Maka dari itu, arahan dari Dansat Brimob Kombes Pol. Rantau Isnur Eka, SIK. MM kepada Personil Brimob Polda Gorontalo yang dipimpin oleh IPTU Ruslan A. Djafar langsung menuju ke PMI kota Gorontalo Dalam rangka mendonorkan darahnya untuk memenuhi kebutuhan stok darah Di PMI

Kekurangan Stok Darah itu disebabkan karena jumlah pendonor mandiri yang datang ke PMI berkurang sejak diberlakukan Physical Distancing. Masyarakat yang rutin mendonorkan darahnya khawatir untuk keluar rumah di tengah pandemi yang meluas.

Dalam kesempatan ini IPTU Ruslan A. Djafar Mengatakan bahwa “kami ikhlas dan memang sudah menjadi tugas kami untuk mengabdi kepada bangsa dan negara, bukan hanya untuk berperang melawan musuh tetapi dengan mendonorkan darah kita juga dapat menyelamatkan nyawa orang diluar sana,” ungkapnya.

(0N4L/RF)