‎

Komandan Korem 133/NW Mengikuti Kegiatan Panen Raya Jagung Oleh Menteri Koordinator Bidang Perekonomian RI

Fw
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Dr. (HC) Ir. Airlangga Hartarto, M.B.A., M.M.T., IPU
banner 120x600
‎

Rekamfakta.com, Boalemo – Danrem 133/Nani Wartabone mengikuti kegiatan Panen Raya Jagung dan penyerahan secara simbolis KUR oleh Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Dr. (H.C.) Ir. Airlangga Hartarto, M.B.A., M.M.T.,IPU, bertempat di Desa Dulupi, Kecamatan Dulupi, Kabupaten Boalemo, Kamis (30/9/2021).

Luas lahan yang dipanen sebesar 5.521 hektar dari total 329.501 hektar. Panen jagung ini dilakukan dengan menggunakan mesin combine havester.

95049740 2bcd 4868 B4ef 1ab43ce7a048

Airlangga Hartarto dalam sambutannya saat dialog bersama masyarakat mengatakan, kunjungan ke Gorontalo atas instruksi presiden Joko Widodo, untuk melihat produksi jagung. Ia menilai sejauh ini Pemerintah Provinsi Gorontalo sudah berhasil dalam komoditi jagung.

“Kami dapat memastikan panen hari ini membuktikan jagung ada dimana-mana, dan ketersediaan jagung dalam negeri dipastikan aman. Gorontalo kita tidak bisa bandingkan dengan daerah lain, tetapi salah satu sentra jagung ada di Gorontalo”, ungkapnya.

Dbeb4e67 2b20 4034 8a2a 00df1c012b70

Ketua Satgas Covid-19 ini menambahkan, untuk harga jagung di Gorontalo menurutnya sangat baik, yakni antara Rp. 4.800 ditingkat petani, sampai di Rp. 5.300. Sehingga untuk para peternak yang mengaharapkan harga di bawah Rp. 4.500 harusnya tidak ada lagi.

“Saya sampaikan bahwa di sini tidak ada di bawah 4.500, karena tidak ada satu petani yang mau menjual di bawah harga 4.500. Nah ini menjadi catatan bahwa, dengan harga tinggi ini kesejahteraan petani meningkat dan ini yang kita dukung karena Pemerintah pro kepada Pertanian,” tegasnya.

8840e740 9138 4226 A673 50c99a9ff982

Sementara itu Gubernur Gorontalo Rusli Habibie dalam sambutannya menyampaikan dukungan dan komitmen Pemerintah Pusat maupun Provinsi Gorontalo dalam pengembangan jagung di Gorontalo sangat baik dan tercapai sesuai apa yang di programkan pemerintah melalui Kementrian Pertanian RI.

“Kegiatan ini juga dirangkaikan dengan pemberian bantuan oleh Menko Perekonomian kepada petani berupa bantuan KUR tani, bantuan benih jagung, bantuan ternak sapi, bantuan alat mesin pertanian, bantuan motor, bantuan asuransi usaha tani, serta bantuan langsung pangan,” pungkasnya.

(0N4L/RF)