Alat Berat Milik PT. PG Membahayakan Pengendara, Ilham Pakaya : “Polisi Jangan Sampai Main Mata”

Foto : Ilham Pakaya
banner 120x600

Rekam Fakta, Gorontalo – Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Gerakan Pemuda Marhaen (GPM) Provinsi Gorontalo, Ilham Pakaya menyoroti aktivitas alat berat (Jonder, Grip Leader, Glider) milik PT. Pabrik Gula (PG) Tolangohula yang lalu-lelang dijalan raya.

Pemuda asli Tolangohula yang juga mantan Presiden BEM Poltekkes Gorontalo itu dengan tegas meminta agar pihak Kepolisian segera menseriusi persoalan ini.

“Saya meminta agar pihak kepolisian dalam hal ini bapak Kapolda Gorontalo, Irjen Angesta Romano Yoyol untuk menseriusi persoalan ini, jangan sampai mereka mau main mata sama kepolisian, karena perihal ini sangat membahayakan pengguna jalan, Jangan”, Ucap Ilham.

Ilham menuturkan, yang ia sampaikan ini merupakan keluhan dari masyarakat, karena aktivitas alat berat milik PT. PG ini juga membuat banyak jalan yang ada di Kecamatan Tolangohula, Boliyohuto, Motilango, Bilato, Asparaga, Paguyaman dan Wonosari rusak dan berlobang.

“Ini sudah dari dulu, sejak berdirinya PT. PG sudah begini, tapi saya lihat tidak pernah ada tindakan tegas dari pihak Kepolisian terhadap PT. PG Tolangohula, padahal dalam Undang-undang lalu lintas juga sudah dijelaskan bahwa”;

“Pada Pasal (II) ayat (I) menyebutkan kalau, dilarang mempergunakan jalan dengan cara yang dapat merintangi, membahayakan kebebasan atau keamanan lalu lintas, atau yang mungkin menimbulkan kerusakan pada jalan itu”, Terang Ilham.

Disisi lain, Ilham juga menyoroti mobil pengangkut tebu, tetes, dan Gula mentah yang melebihi standar muatan, karena termasuk dapat membahayakan pengguna lalu lintas.

Maka dari itu Ilham dengan tegas meminta agar pihak Kepolisian dapat mengatur jalan khusus kendaraan atau alat berat milik PT. PG Tolangohula, jangan sampai menggunakan jalan raya, milik kendaraan umum berlalu-lelang.

“Pokoknya, suru lewat dorang pe jalan sandiri saja, jangan lewat jalan umum, mo bikin celaka orang”, Tandanya.

Rachmad/RF