Rekam Fakta, Gorontalo — Anggota Komisi VI DPR RI dari daerah pemilihan Gorontalo, Rachmat Gobel, menegaskan pembangunan Bendungan dan Waduk Bulango Ulu di Kabupaten Bone Bolango berpotensi menjadi pengungkit utama pertumbuhan ekonomi Provinsi Gorontalo. Namun, potensi besar itu hanya dapat terwujud jika pemerintah daerah segera menyesuaikan program pembangunan dengan keberadaan waduk tersebut.
“Bendungan Bulango Ulu bisa melejitkan ekonomi Gorontalo. Syaratnya, pemerintah daerah harus cepat beradaptasi dan menyusun program yang terintegrasi dengan keberadaan waduk ini,” kata Gobel saat meninjau lokasi pembangunan, Minggu (14/12/2025).
Kunjungan tersebut merupakan kali kesekian bagi Gobel ke proyek strategis nasional (PSN) itu. Ia mengawal pembangunan Bendungan Bulango Ulu sejak tahap perencanaan dan pengusulan pada masa pemerintahan Presiden Joko Widodo, melalui lobi di DPR RI serta komunikasi intensif dengan Kementerian PUPR dan kementerian terkait lainnya.
Saat pandemi Covid-19 melanda dan pemerintah melakukan refocusing anggaran, proyek ini sempat terancam dicoret dari daftar PSN. Kala itu, Menteri PUPR Basuki Hadimuljono menyampaikan bahwa seluruh PSN akan dievaluasi. Gobel pun bergerak cepat meyakinkan pemerintah pusat bahwa Bendungan Bulango Ulu sangat strategis bagi Gorontalo yang masih masuk kategori provinsi dengan tingkat kemiskinan tinggi.
Upaya tersebut dilakukan hingga ke tingkat tertinggi. Gobel menemui langsung Presiden Jokowi untuk menyampaikan pentingnya proyek ini bagi masa depan Gorontalo. Alhasil, Bendungan Bulango Ulu tetap dipertahankan sebagai PSN. Bahkan, menjelang akhir masa jabatannya, Presiden Jokowi memenuhi permintaan Gobel untuk meninjau langsung lokasi bendungan tersebut.
Kini, progres pembangunan Bendungan Bulango Ulu telah mencapai 91 persen.
Kepala Balai Wilayah Sungai Sulawesi II, Ali Rahmat, menyampaikan bahwa Waduk Bulango Ulu akan menjadi salah satu waduk terbesar di Indonesia, berada di peringkat sekitar 25 dari lebih 200 waduk nasional. Waduk ini memiliki kedalaman 75 meter, luas genangan 549,11 hektare, kapasitas tampung 93,75 juta meter kubik, dengan nilai proyek mencapai lebih dari Rp2,46 triliun.
“Waduk ini mampu mengairi sekitar 4.940 hektare sawah, menghasilkan listrik tenaga air hingga 4,96 megawatt, listrik tenaga surya hingga 80 megawatt, serta menurunkan risiko banjir sampai 84,62 persen,” ujar Ali Rahmat.
Ia menambahkan, jika seluruh potensi waduk dapat dimaksimalkan, Bulango Ulu berpotensi menyumbang pertumbuhan ekonomi Gorontalo sebesar 4–5 persen. “Dengan kondisi pertumbuhan ekonomi saat ini, bukan tidak mungkin Gorontalo ke depan bisa tumbuh di atas 10 persen,” katanya.
Untuk itu, Gobel mendorong pemerintah daerah di seluruh Gorontalo segera menyiapkan langkah konkret, mulai dari pembangunan saluran irigasi sekunder, pencetakan sawah baru, pengembangan perikanan air tawar, penataan kawasan wisata, hingga penguatan UMKM pendukung.
Selain itu, Gobel menekankan pentingnya penyesuaian regulasi daerah, khususnya penyusunan perda tata ruang dan perda konservasi lahan. Menurutnya, wilayah hulu sungai yang menjadi penopang waduk harus dijaga secara ketat.
“Di hulu ada sekitar sembilan sungai, terutama Sungai Mongiilo sebagai sungai utama. Akan ada benturan kepentingan dengan tambang dan pertanian jagung. Jika konservasi tidak dijalankan, debit air berkurang dan waduk tidak optimal,” tegasnya.
Ia mengingatkan agar bencana alam di sejumlah wilayah seperti Sumatera Utara, Sumatera Barat, dan Aceh dijadikan pelajaran penting.
Gobel menilai, Waduk Bulango Ulu merupakan peluang strategis untuk mengubah lanskap sosial dan ekonomi Gorontalo. “Kemiskinan bisa dihapuskan, salah satunya melalui optimalisasi potensi ekonomi Waduk Bulango Ulu,” ujarnya.
Wakil Ketua DPRD Provinsi Gorontalo, Ridwan Monoarfa, menambahkan bahwa pembangunan bendungan sebagai pengungkit ekonomi telah terbukti dalam sejarah Gorontalo. Ia mencontohkan pembangunan Bendungan Lomaya oleh pemerintah kolonial Belanda pada 1921.
“Dengan Bendungan Lomaya, sawah baru dicetak, ekonomi masyarakat meningkat pesat, dan Gorontalo menjadi lumbung beras serta pemasok daerah sekitar. Sejarah membuktikan bendungan mampu menjadi motor ekonomi,” katanya.
(*)
RG Yakin Waduk Bulango Ulu Bisa Jadi Kunci Lonjakan Ekonomi Gorontalo

Baca Juga
Rekomendasi untuk kamu

Rekam Fakta, Gorontalo – Polemik laporan dugaan penipuan, perbuatan curang, dan penggelapan yang menyeret Ketua…

Rekam Fakta, Gorontalo – Kabar mengejutkan datang dari lingkungan DPRD Kota Gorontalo. Seorang anggota DPRD…

Rekam Fakta, Bone Bolango – Polemik aktivitas Pertambangan Emas Tanpa Izin (PETI) di Kabupaten Bone…











