Berita  

Nama Dua Kades Disebut dalam Dugaan PETI Popayato Barat

Doc. Rekam Fakta
banner 120x600

Rekam Fakta, Pohuwato – Pemuda Popayato, Fadel Hamzah, kembali menyoroti aktivitas Pertambangan Emas Tanpa Izin (PETI) di wilayah Popayato Barat, Kabupaten Pohuwato. Kali ini, ia secara terbuka menyebut nama dua kepala desa yang diduga mengetahui hingga terlibat dalam aktivitas tambang ilegal tersebut.

Dua kepala desa yang disorot yakni Kepala Desa Persatuan dan Kepala Desa Molosipat Utara. Keduanya dinilai tidak menunjukkan langkah serius dalam menghentikan aktivitas PETI yang hingga kini masih berlangsung di wilayah masing-masing.

Fadel menduga Kepala Desa Persatuan memiliki keterkaitan dengan aktivitas PETI di kawasan Hunggo serta melakukan pembiaran terhadap praktik pertambangan ilegal yang terus beroperasi.

Ia bahkan menyebut dugaan tersebut turut melibatkan pihak keluarga dan jaringan tertentu yang hingga kini belum tersentuh aparat penegak hukum.

“Kepala Desa Persatuan harus segera diperiksa dan diinvestigasi secara menyeluruh. Kami memiliki bukti yang cukup,” tegas Fadel Hamzah.

Sementara itu, Kepala Desa Molosipat Utara juga ikut disorot karena dinilai membiarkan aktivitas PETI berlangsung secara masif tanpa tindakan nyata dari pemerintah desa.

Atas kondisi tersebut, Fadel mendesak Polda Gorontalo agar bertindak profesional dan tidak tebang pilih dalam mengusut seluruh jaringan PETI di wilayah Popayato Barat.

“Ayo Polda Gorontalo, silakan diperiksa. Kami masih percaya aparat mampu membuka jaringan PETI di Popayato Barat dan menindak seluruh pihak yang terlibat,” ujarnya.

Menurut Fadel, persoalan PETI bukan sekadar tambang ilegal, melainkan juga menyangkut integritas pejabat publik dan kepercayaan masyarakat terhadap penegakan hukum.

“Jangan sampai rakyat kehilangan kepercayaan karena hukum dianggap tajam ke bawah, tetapi tumpul terhadap pejabat yang diduga terlibat,” pungkasnya.