Rekam Fakta, Kota Gorontalo – Pemerintah Kota Gorontalo mendorong Gabungan Organisasi Wanita (GOW) agar semakin adaptif, inovatif, dan mampu menjawab berbagai tantangan di tengah keterbatasan anggaran daerah. Hal tersebut disampaikan Sekretaris Daerah Kota Gorontalo, Ismail Madjid, saat membuka secara resmi Rapat Kerja Daerah (Rakerda) GOW Kota Gorontalo, Senin (25/5/2026), di Bandayo Lo Yiladia (BLY), mewakili Wali Kota Gorontalo.
Dalam sambutannya, Ismail menegaskan bahwa penyusunan program kerja GOW harus mengedepankan kreativitas dan inovasi agar organisasi tetap produktif meski berada dalam kondisi efisiensi anggaran.
“Pemerintah sekarang dituntut harus lebih kreatif, harus punya banyak inovasi. Dengan keterbatasan anggaran, kita harus melakukan banyak hal,” ujar Ismail.
Menurutnya, keterbatasan anggaran bukan alasan untuk mengurangi aktivitas organisasi. Sebaliknya, kondisi tersebut harus menjadi momentum untuk mencari cara-cara baru yang lebih efektif dan efisien dalam menjalankan berbagai program.
Salah satu langkah yang disarankan adalah memaksimalkan pemanfaatan teknologi digital, seperti penggunaan aplikasi Zoom Meeting untuk rapat koordinasi maupun kegiatan edukasi. Cara tersebut dinilai mampu menghemat biaya sekaligus meningkatkan efektivitas pelaksanaan program.
Selain menyoroti aspek organisasi, Ismail juga mengingatkan pentingnya peran GOW dalam menangani berbagai persoalan sosial yang melibatkan perempuan dan anak. Ia berharap seluruh organisasi wanita di bawah naungan GOW dapat lebih aktif memberikan edukasi, pendampingan, serta ikut mencegah meningkatnya kasus kekerasan dan pelecehan seksual.
Untuk memperluas jangkauan program, Ismail mendorong GOW memperkuat kolaborasi dengan organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kota Gorontalo. Sinergi tersebut dapat dilakukan melalui pelibatan GOW dalam berbagai kegiatan pelatihan, penyuluhan, maupun sosialisasi yang diselenggarakan oleh masing-masing dinas.
Di akhir arahannya, Ismail meminta seluruh organisasi anggota GOW menerapkan sistem pelaporan secara berkala setiap selesai melaksanakan kegiatan. Laporan tersebut akan menjadi bahan evaluasi sekaligus dasar penyusunan program yang lebih tepat sasaran dalam mendukung pembangunan dan pemberdayaan perempuan di Kota Gorontalo.
Ia berharap Rakerda GOW tahun 2026 mampu menghasilkan program-program yang inovatif, kolaboratif, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, khususnya perempuan dan anak di Kota Gorontalo.
























