Berita  

BAZNAS Kota Gorontalo Salurkan Bantuan Rp301 Juta, 80 Pelaku UMK dan 180 Keluarga Terima Manfaat

banner 120x600

Rekam Fakta, Gorontalo – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Gorontalo kembali menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui penyaluran bantuan senilai total Rp301 juta. Bantuan tersebut menyasar pelaku usaha mikro kecil (UMK) serta keluarga penerima manfaat melalui program pemberdayaan ekonomi dan bantuan kemanusiaan.

Penyaluran bantuan berlangsung di Bandayo Lo Yiladia (BLY), Kamis (21/5/2026), dan mendapat apresiasi dari Pemerintah Kota Gorontalo karena dinilai memberikan dampak nyata bagi masyarakat yang membutuhkan.

Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Setda Kota Gorontalo, Sukamto Mooduto, mengatakan keberadaan BAZNAS menjadi mitra strategis pemerintah dalam upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat, terutama bagi warga kurang mampu dan pelaku usaha kecil.

“Pemerintah Kota Gorontalo menyampaikan apresiasi atas konsistensi BAZNAS dalam membantu masyarakat melalui berbagai program sosial dan ekonomi,” ujar Sukamto.

Menurutnya, pengelolaan dana zakat yang dilakukan BAZNAS telah memberikan manfaat langsung kepada masyarakat. Karena itu, ia mengajak para muzakki untuk terus menyalurkan zakat melalui BAZNAS agar semakin banyak warga yang dapat merasakan manfaat dari program-program yang dijalankan.

Sementara itu, Ketua BAZNAS Kota Gorontalo, Moh. Husain Rauf, menjelaskan bahwa bantuan yang disalurkan terbagi dalam dua program utama, yakni pemberdayaan ekonomi produktif dan bantuan kemanusiaan bagi keluarga penerima manfaat.

Pada program ekonomi produktif, BAZNAS memberikan bantuan kepada 80 pelaku usaha mikro kecil yang tersebar di tiga kecamatan. Sebanyak 56 pelaku usaha menerima bantuan melalui program Z-Mart, sementara 24 penerima lainnya merupakan pelaku usaha makanan.

Penerima program Z-Mart memperoleh bantuan berupa barang dagangan senilai Rp3 juta serta uang tunai Rp500 ribu. Adapun pelaku usaha makanan menerima bantuan barang senilai Rp2 juta ditambah uang tunai Rp500 ribu sebagai tambahan modal usaha.

Selain mendukung pengembangan usaha, BAZNAS juga menyalurkan paket logistik keluarga kepada 180 keluarga penerima manfaat. Paket bantuan tersebut berisi berbagai kebutuhan pokok, seperti beras, minyak goreng, gula pasir, ikan kaleng, susu, kopi, dan teh sachet.

“Setiap penerima juga mendapatkan bantuan transportasi agar tidak terbebani biaya saat membawa bantuan ke rumah,” jelas Husain.

Ia menambahkan, seluruh bantuan yang disalurkan merupakan bagian dari program rutin BAZNAS yang telah direncanakan dalam Rencana Kerja dan Anggaran Tahunan (RKAT). Melalui program tersebut, BAZNAS berharap dana zakat yang dihimpun dapat terus memberikan manfaat luas, baik dalam mendorong kemandirian ekonomi masyarakat maupun membantu memenuhi kebutuhan dasar keluarga yang membutuhkan.