Rekamfakta.com, Kota Gorontalo – Dalam rangka menyerap aspirasi di Daerah Pemilihannya, Erwinsyah Ismail, S.Ikom selaku Anggota DPRD Provinsi Gorontalo dari Partai Demokrat melakukan Reses Masa Persidangan Ketiga Tahun 2019-2020 di Kelurahan Wonggaditi, Kecamatan Kota Utara, Kota Gorontalo, Selasa kemarin (07/07/2020)
Kegiatan ini dihadiri pula oleh Lurah Wonggaditi dan Camat Kota Utara serta ratusan masyarakat Wonggaditi yang sangat antusias menghadiri dan memadati lokasi acara Reses ini, karena ada Handphone Seluler yang akan di bagikan setelah kegiatan kepada salah satu konstituennya Erwin Ismail sebagai tanda terimakasih.
Seusai kegiatan, Erwinsyah Ismail saat diwawancarai awak media rekamfakta.com mengatakan bahwa masalah yang dikeluhkan oleh masyarakat masih sama seperti yang kemarin-kemarin, masalah klasik Gorontalo yaitu Drainase atau saluran, ada juga permintaan pembangunan jalan setapak dan jalan tani.
“Jadi memang ada beberapa point yang saya tangkap, bahwa Kota Utara ini tidak terlalu kompleks masalahnya, jadi cuma sebatas itu tadi, terutama jalan setapak mereka yang sudah rusak, tidak ada Drainase dan saluran pembuangan yang tidak ada,” ungkap Erwinsyah.

Erwinsyah Ismail juga menambahkan kepada masyarakat bahwa dirinya punya master plan untuk Kota Utara ke depan, bagaimana kerja di daerah pemukiman yang padat, yang bagus, hijau dan ada aspirasi juga dari teman anak-anak muda di sini bahwa Kota Utara tidak memiliki lapangan hijau terbuka seperti lapangan atau alun-alun, padahal kita ketahui bersama bahwa Kota Utara adalah salah satu Kecamatan yang besar yang ada di Provinsi Gorontalo ini.
“Solusinya Insya Allah ini saya akan bawa, karena 2021 tetap kita juga yang bikin anggaran karena tahun 2020 ini bukan kita yang bikin anggaran, jadi kita tidak tahu, Reses selama 2020 ini mungkin akan saya tuangkan langsung pada perancangan untuk APBD 2021, kita bangun Kota Gorontalo bersama-sama secara pelan-pelan,” pungkasnya lagi.
“Mengenai banjir, saya punya solusi sih sebenarnya, Cuma nantilah kalau misalnya ada Kepala Daerah yang ingin, satu-satunya jalan untuk menanggapi banjir di Gorontalo adalah relokasi masih banyak lahan yang kosong, masih banyak yang luas, kemudian lahan yang yang ada sekarang itu kita bisa bikin untuk jadi Pasar nelayan karena ada di bibir sungai, kita bisa bikin wisata baru, kita bisa bikin satu kawasan industri yang bagus, Tapi masyarakat kita sudah berada di posisi yang aman yaitu di lokasi-lokasi yang baru,” tambah Erwinsyah.
Putra dari Mantan Gubernur Gusnar Ismail ini juga sudah mengunjungi masyarakat Kelurahan Bugis dan Kecamatan Dumbo Raya dan bertanya apakah mereka mau di relokasi, dan mereka katakan sudah lelah, pasrah dan capek dengan adanya banjir jilid 2 kemarin, Erwin merasa bahwa semua orang juga pastinya merasa capek dan frustasi jika misalnya setiap minggu harus berjibaku dengan banjir.
“Cuma nanti blue print seperti apa, biar nanti ada Kepala Daerah atau mungkin nanti besok-besok kita yang jadi Kepala Daerah, maka itu akan menjadi visi misi utama kami, 3 tahun Gorontalo pasti akan bebas dengan banjir kalau kami yang tangani, dan untuk relokasi Polres Kota dan Aspol, masih banyak lokasi, tinggal bayar aja, ” kata Erwin.
“Harapannya, semoga Pemerintah juga bisa bekerjasama, kita sudah bekerja sebagaimana mestinya sebagai anggota DPR, kita merangkul semuanya, kita menyerap semua aspirasi, kita berharap bahwa Pemerintah juga akan bekerja yang adil dan makmur sesuai dengan bunyi pada sila kelima pada Pancasila, yaitu Keadilan Sosial Bagi Seluruh Rakyat Indonesia,” tutup Erwinsyah Ismail, S.Ikom. (0N4L/RF)





















