Hadapi Digitalisasi UMKM, Ryan Kono Berikan Tips Saat Menjadi Keynote Speaker

5
Foto Istimewa
banner 120x600

Rekamfakta.com, Kota Gorontalo – Pemerintah Kota Gorontalo berupaya untuk menjadikan tantangan sebagai peluang bagi pelaku usaha melalui intruksi Pemerintah Pusat yeng telah melakukan sosialisasi peta jalan pelaksnaan peningkatan prodak dalam negeri.

Hal ini disampaikan Ryan saat menjadi Keynote Speaker pada Kegiatan Hybrid Literasi Digital yang dilaksanakan oleh Kementrian Kominfo RI, Rabu (28/9/2022) di Hotel Maqna.

“Dalam menghadapi tantangan yang kita lakukan pertama pada pengadaan barang dan jasa belanja pemerintah harus menguntungkan UMKM lokal. Ini kan satu tantangan kita ditengah keterbatasan anggran kita harus berusaha menjadikan itu sebagai keuntungan bagi UMKM Kota Gorontalo, ” terang Ryan.

Pada kesempatan itu Wawali juga menjelaskan tentang bagaimana transformasi digital dan perkembangan digitalisasi UMKM di Kota Gorontalo.

“Jumlah usaha di Kota Gorontalo berjumlah sekitar 13.000 lebih, dan terbagi usaha mikro kurang lebih 10.000, usaha kecil 3.000 dan usaha menengah 300. Tentunya yang dapat kita intervensi melalui bantuan-bantuan yaitu usaha mikro kecil menengah seperti pelatihan digitalisasi UMKM yang masih berjalan sampai dengan saat ini. Menurut dinas terkait juga sudah ada 2000 lebih pelaku UMKM yang telah mendapatkan pengetahuan tentang bagaimana berbisnis diera digitalisasi, ” tambahnya.

Lebih lanjut, Ryan memberikan tips bagaimana cara menghadapi tantangan digitalisasi UMKM, mengingat kunci utama pemulihan ekonomi ini yaitu perkembanga. UMKM.

“Caranya simple saja, bagaimana kita bisa beradaptasi terhadap dunia digital dan berkolaborasi untuk melakukan pemulihan ekonomi dengan para pelaku usaha UMKM di Kota Gorontalo,” pungkas Ryan.

Adv/RF