Rekam Fakta, Gorontalo — Mantan Wakil Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Provinsi Gorontalo Bidang Perizinan, Investasi, dan Pengembangan Ekspor, Jasin Mohammad, mengajak seluruh pengurus demisioner untuk tetap menjaga hubungan baik dan mendukung kepengurusan Kadin Gorontalo periode 2026–2031 di bawah kepemimpinan Andi Ilham.
Ajakan tersebut disampaikan Jasin saat menghadiri pertemuan perpisahan bersama jajaran pengurus eks Kadin Gorontalo, Kamis (24/9/2026).
Menurut Jasin, berakhirnya masa kepengurusan tidak semestinya menjadi akhir dari hubungan yang telah terbangun selama berada dalam satu organisasi. Silaturahmi, kata dia, tetap penting dijaga karena dapat membuka ruang komunikasi dan kolaborasi di tengah dinamika dunia usaha.
“Dalam sebuah organisasi, silaturahmi menjadi hal penting yang perlu terus dijaga. Selain mempererat hubungan antarsesama, silaturahmi juga dipercaya dapat menjadi jalan untuk memperpanjang umur dan melapangkan rezeki, sebagaimana disampaikan Ustaz tadi,” ucap Jasin.
Dalam kesempatan tersebut, Jasin juga menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh jajaran pengurus selama dirinya menjalankan tugas di Kadin Gorontalo.
Ia mengakui perjalanan organisasi tidak terlepas dari berbagai dinamika maupun perbedaan selama masa kepengurusan.
“Tentunya, saya pribadi mantan WKU meminta maaf kepada jajaran pengurus jika ada kata yang salah, khilaf tolong dimaafkan,” ungkap Jasin.
Jasin juga mengaku tidak menyangka pertemuan tersebut dihadiri cukup banyak pengurus. Awalnya, ia memperkirakan hanya sekitar lima orang yang akan hadir.
“Pertemuan malam ini juga di luar dugaan saya. Ketika saya undang, saya pikir hanya lima orang yang mau hadir, ternyata kurang lebih sebagian pengurus hadir. Terima kasih sudah mau hadir malam ini,” kata Jasin.
Pilih Fokus di Pejagindo
Jasin kemudian menjelaskan keputusannya untuk tidak lagi terlibat dalam struktur kepengurusan Kadin Gorontalo. Ia bahkan mengaku telah keluar dari grup besar Kadin Gorontalo.
Setelah tidak lagi berada dalam kepengurusan Kadin, Jasin mengatakan akan lebih fokus menjalankan aktivitasnya di Asosiasi Pedagang Jagung Indonesia (Pejagindo) Gorontalo. Saat ini, ia masih dipercaya sebagai Ketua Pejagindo Gorontalo.
Menurutnya, keputusan tersebut juga telah mendapat dukungan dari keluarga.
Meski tidak lagi berada dalam struktur organisasi, Jasin menegaskan bahwa dukungan terhadap kepengurusan baru tetap dapat diberikan. Baginya, kontribusi tidak selalu harus dilakukan dengan kembali masuk ke dalam struktur Kadin.
“Yang paling penting adalah bagaimana kita tetap menjaga hubungan dan memberikan dukungan terhadap program-program Kadin ke depan,” ujarnya.
Ia berharap para pengurus demisioner tetap mengambil bagian dalam mendorong kemajuan dunia usaha di Gorontalo, khususnya dengan memberikan dukungan terhadap berbagai program Kadin selama lima tahun ke depan.
Jasin menilai keberlanjutan organisasi tidak hanya bergantung pada struktur kepengurusan, tetapi juga pada komitmen bersama dalam menjalankan program serta mempertahankan hubungan yang telah terbangun.
Apresiasi untuk Media
Selain berbicara mengenai hubungan antarpengurus, Jasin juga menyoroti pentingnya peran media massa dalam mengawal sekaligus menyebarluaskan program Kadin Gorontalo.
Menurutnya, publikasi media dibutuhkan agar berbagai agenda dan program organisasi tidak hanya diketahui oleh internal Kadin, tetapi juga dapat dipahami masyarakat luas.
“Saya pribadi juga menyampaikan terima kasih kepada teman-teman media yang terus mengawal jauh sebelum Kadin melaksanakan Musprov. Teman-teman tak henti-hentinya memberitakan kegiatan program, lika-liku perjalanan Kadin sampai dengan sukses terlaksananya pelaksanaan Musprov,” kata Jasin.
Ia berharap peran media tersebut tetap berlanjut selama kepengurusan Kadin Gorontalo periode 2026–2031.
“Saya juga berharap, peran media terus memberitahukan kepada masyarakat program Kadin ke depan lima tahun,” tegas Jasin.


















