Rekamfakta.com, Minahasa Utara – 4 Maret 2023 tepat pukul 10.00 wita Ketua LPK-RI Sulut Stefanus Sumampouw meninjau lokasi Perumahan green army yang berada di Desa Paniki atas kecamatan Talawaan kabupaten Minahasa Utara Sulawesi Utara, menindaklanjuti pengaduan dari beberapa masyarakat yang bermukim di perumahan green army tersebut.
Menurut Stefanus Sumampouw perumahan ini tidak layak di sebut perumahan, beliau menyaksikan sendiri beberapa fasilitas yang seharusnya menjadi syarat dari sebuah perumahan tidak di perhatikan sama sekali.
Informasi yang kami dapati dari beberapa warga bahwa pada saat pihak developer perumahan green army Kartika residence Rudi Skalulu melakukan sosialisasi di kantor Ajendam XIII Merdeka menjanjikan bahwa akan ada jalan utama selebar 10M, dan jln kompleks selebar 7M semuanya di paving, dan utk 100 pembeli pertama akan mendapatkan 1 unit TV 32″ dan kulkas pada kenyataannya jalan utama pintu masuk tidak ada jadi kami hanya masuk dari perumahan sebelah dari perum Rizky Paniki Griya, jalan perumahan rusak semua, fasilitas TV dan kulkas tidak di berikan. Tong air yang di sediakan tidak mencukupi utk seluruh penghuni di tambah lagi sekarang sudah pecah dan tidak pernah di ganti keluh beberapa warga.
Dikatakan lagi bahkan sempat beberapa kali pemerintah setempat mengunjungi perumahan tersebut karena sering terjadi banjir di beberapa titik, di karenakan drainase tidak ada pintu keluar, jadi air otomatis tergenang dan mengakibatkan banjir, tapi tidak pernah ada upaya berbaikan dari pihak developer.
Oleh karena itu Ketua LPK-RI Sulut Stefanus Sumampouw di dampingi Bidang Humas Investigasi LPK- RI Sulut Maikel Pusung dalam wawancaranya dgn beberapa masyarakat perumahan green army ini mengatakan akan mengupayakan mediasi dengan Developer perumahan supaya bisa merealisasikan lingkungan perumahan yang sesuai standar. Dan di tambahkan lagi jika tidak ada kesepakatan baik dalam mediasi maka akan di tempuh jalur hukum
Maikel P/RF


























