‎

Mandeknya Program Cabang, Ketua Komisariat GMKI STIS Mutiara Tual Angkat Bicara

Tual
Foto istimewa
banner 120x600
‎

Rekamfakta.com, Langgur-Maluku Tenggara. Ketua Komisariat Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia (GMKI) STIS Mutiara Tual Kristo Omaratan, Menegaskan kritikan keras terhadap kepengurusan GMKI Cabang Tual dibawah kepemimpinan Ketua Umum Barken Rahayaan yang dinilai tidak komitmen dalam menjalankan program Kerjanya pada Periode 2019-2020 saat ini.

Omaratan menyampaikan, Semenjak Konferensi Cabang ke-7 pada bulan agustus tahun 2019 lalu, saat menyampaikan visi misi dan program kerja, Barken Ketua GMKI Cabang Tual sangatlah lantang dengan semangat menyuarakan program Dasar Sistem Pengkaderan. Namun sangat disayangkan semenjak dilantiknya ketua GMKI cabang tual itu, beserta BPC hingga saat ini belum juga merealisasikan dengan nyata atas apa yang menjadi janjinya itu. Melihat kondisi ini, kami komisariat STIS Mutiara Tual tidak bisa berdiam diri lagi dan perlu ambil tindakan tegas untuk menyelamatkan organisasi dari kemandekan sehingga perlu kritisi keras terhadap pengurus GMKI Cabang Tual saat ini atas apa yang menjadi tanggung jawab kami komisariat untuk mengontrol pergerakan Organsasi GMKI ini kedepan.

BERITA POPULER

Demikian Pernyataan Pers yang disampaikan oleh Aktivis Ketua GMKI Komisariat STIS Mutiara Tual kristo Omaratan saat diwawancarai di sekretariat Jumat, 10 April 2020.

Menurutnya, Seluruh kader GMKI di Cabang Tual sangatlah mengharapkan program tersebut untuk segera direalisasikan. Karena program pengkaderan ini merupakan kebutuhan pokok paling mendasar bagi seluruh kader GMKI Cabang Tual sebagai ruh penggerak organisasi.

“Olehnya itu, Omaratan meminta kepada ketua GMKI Cabang Tual Barken Rahayaan saat ini agar jangan terlalu fokus dengan hal-hal external yang tidak bermanfaat dan meninggalkan tanggung jawabnya terhadap kepengurusan yang sementara berjalan ini. Sekali lagi Omaratan menekan kepada ketua umum GMKI Tual harus kembali dan fokus pada internal organisasi dan segera jalankan semua program-program cabang sesuai apa yang menjadi visi misi yang disampaikan diwaktu itu. “tegasnya.

Omaratan menambahkan “Kami tahu bahwa salah satu medan gumul adalah masyarakat. Namun, kebutuhan saat ini adalah penguatan kapasitas kaderisasi untuk menjawab tantangan GMKI dimasa depan.”

Selain penyesalan atas mandeknya program-program cabang, dirinya juga sebenarnya tidak melarang atau menghalang-halangi ketua cabang untuk beraktivitas diluar secara privasi . Namun Ketua Cabang perlu bertanggung jawab dan harus peka terhadap kebutuhan kader saat ini. (Ut Omnes Unum Sint). Jelasnya

“Jika hal ini tidak ditanggapi Ketua Cabang GMKI Tual secara serius. Maka kami meminta dengan hormat kepada ketua umum agar segera mengundurkan diri dari jabatannya karena kami menilai ketua umum saat ini tidak mampu menjalankan tugas pokoknya dan tidak lagi serius untuk menjalankan kaderisasi di GMKI cabang Tual,” Tutupnya. (Marvel/red/RF)