Pemuda Wonosari Sosialisasi Keliling, Ajak Warga Putuskan Wabah Covid-19

Ht
Foto istimewa
banner 120x600

Rekamfakta.com, Kabupaten Boalemo – Dibulan suci Ramadhan tahun ini sangat berbeda dengan Ramadhan sebelumya, betapa tidak, dengan hadirnya wabah corona dimuka bumi ini sangatlah mengganggu aktivitas manusia. tidak lain aktivitas yang dilaksnakan umat muslim dibulan suci ini.

Dengan demikian, untuk memutuskan penyebaran corona, Pemuda Kecamatan Wonosari Kabupaten Boalemo tetap semangat mensosialisasikan secara keliling kepada warga masyarakat desa akan bahayanya virus corona.

Sukardi Otoluwa Bersama rekan-rekan Pemuda saat sosialisasi keliling wonosari, atas nama pemuda Wonosari menghimbau dan mngajak seluruh elemen masyarakat untuk bekerja sama dalam hal memutuskan mata rantai penyebran wabah virus corona yg saat ini menjadi mesin pembunuh nomor satu di dunia.

BERITA POPULER

Mereka mengajak semua warga masyarakat untuk tidak mngabaikan rintihan para Dokter, perwat, petugas serta relawan covid untuk sadar bahwa wabah ini sangat berbahaya.

“Virus ini tidak mengenal pangkat dan jabatan, kaya, miskin, orang tua, anak-anak, orang sehat, orang sakit akan tertular oleh virus ini jika kita tidak mematuhi himabauan dari perintah” ucap sukardi saat orasi keliling

Kegiatan sosialisasi ini sudah dilaksanakan beberapa kali dilakukan dengan menggunakan mobil pic up dan sound sistem untuk lebih mudah mensosialisasikan kepada masyarakat.

Mereka (pemuda) pun punyampaikan kepada masyarakat terkait Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) kebijakan Gubernur Gorontalo yang belum lama ini direkomendasi oleh pemerintah pusat.

Sukardi Otoluwa yang juga sebagai Sekdes Desa Dulohupa itu pun menagajak para pemuda yang saat ini banyak menciptakan wahana penyebaran wabah corona untuk sama-sama memutus mata rantai covid 19,

“Kami himbau kepada seluruh masyarakat wonosari terutama para pemuda yang sering nongkrong dan berkumpul, untuk tetap berdiam diri dirumah saja, jangan panik dan takut, tetap jaga iman dan imun, menjaga kebersihan lingkungan, jaga kesehatan, sering cuci tangan dengan sabun dan lain-lain susai deng protokol lesehatan”. tutup sukardi. (01/RF)